Sikap Politik PSI Depok Terkait Pilkada

0
91

www.depoktren.com–Perhelatan Pilkada 2020 adalah momentum bagi warga menentukan perubahan yang lebih baik untuk Kota Depok. Kota ini dikelola tanpa visi yang jelas dan kebijakan yang ilmiah. Kemacetan, pengangguran, pengelolaan sampah, stunting serta transparansi APBD adalah sebagian dari gunung es permasalahan akut yang kita hadapi. Oleh karena itu, prioritas PSI Depok dalam Pilkada 2020 adalah mengakhiri rezim PKS selama lima belas tahun terakhir.

Mempertimbangkan konstelasi politik saat ini, bakal pasangan calon Pradi Supriatna-Afifah Alia yang kemungkinan besar akan diusung Gerindra-PDIP, dinilai mampu mengakhiri dominasi PKS.

“Kami memandang Pradi-Afifah sebagai pasangan potensial dalam Pilkada Desember mendatang. Namun, setelah melakukan kajian internal dan menghimpun aspirasi dari akar rumput, PSI Depok menilai Pradi-Afifah masih meragukan dari sisi popularitas, elektabilitas dan komunikasi politik,” ujar Ketua DPD PSI Kota Depok, Oparis Simanjuntak di Kota Depok, Senin (6/7/2020).

Menurut Oparis, hasil kajian internal PSI menunjukkan, perlu memaksimalkan partisipasi pemilih dalam Pilkada dan menarik suara sebanyak-banyaknya dari pemilih usia 17-35 tahun yang berjumlah lebih dari 40%.

“Banyak pemilih dari kategori usia ini tergolong swing voters dan tidak menggunakan hak pilihnyadalam Pilkada 2015 dan 2010 lalu. Selain itu, kami memandang kualitas figur calon jauh lebih menentukan hasil pemilihan kepala daerah ketimbang postur koalisi partai politik pengusung,” jelasnya.

Melihat perkembangan terakhir tersebut, PSI Depok akan menjalin komunikasi dan melakukan safari politik dengan partai-partai politik lainnya untuk mempertimbangkan calon-calon alternatif yang mampu memikat pemilih milenial. “Kami pastikan suara generasi muda akan sangat menentukan hasil
Pilkada Depok 2020 mendatang,” tandas Oparis. (Papi Ipul/Rus)

 91 total views

LEAVE A REPLY