Ormas/LSM Diajak Perangi Fitnah dan Isu Negatif

0
1289

www.depoktren.com–Depok diibaratkan sebagai pohon besar yang rimbun, siapa pun dipersilahkan berteduh dan mencari makan. Tapi jangan merusak apalagi menebang pohon tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD), Haji Ahmad Dahlan, di hadapan Dansat Intel Korbrimob Polri Kombes Pol Zulfikar Tarius, Kapolres Depok Kombes Pol Aziz Andriansyah, Dandim 0508 Kolonel Inf Agus Isrok, Kepala Kesbangpol Depok Hakim Siregar, serta pimpinan Ormas dan LSM, di Saung Ijuk Ibu Lilis, Jl Raya Keadilan, Kelurahan Rangkapan Jaya, Senin (20/7/2020).

“Itu adalah pesan tokoh Depok, almarhum Haji Naming Bothin. Silahkan kawan-kawan ormas menterjemahkan bahasa kiasan yang pernah diucap oleh Wan Haji Naming. Intinya meski kita berbeda budaya, suku dan agama, tapi kita harus rukun dan guyub. Depok milik kita bersama,” kata Dahlan.

Dia berharap, melalui pertemuan ini para Ormas dan LSM akan semakin kompak dalam menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Kota Depok, terlebih menjelang pelaksanaan pesta demokrasi, yaitu pilkada.

Di tempat sama, Kepala Kesbangpol Kota Depok Hakim Siregar mengapresiasi ngumpulnya pimpinan Ormas/LSM dan membentuk kepanitian deklarasi yang diketuai Ajazih Azis dari Forkabi.

“Saya sangat bangga dengan semangat persatuan dan kesatuan para pimpinan Ormas dan LSM. Disini tidak terlihat perbedaan, semuanya berbaur akrab dan kompak dalam satu tujuan, yaitu menjaga kondusifitas Kota Depok,” kata Hakim.

Lantaran itu Hakim Siregar, mewakili Pemkot Depok, secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan Ormas dan LSM yang antusias menghadiri deklarasi damai tersebut.

Perangi Isu-isu Negatif
Sementara itu Dansat Intel Korbrimob Polri, Kombes Pol Zulfikar Tarius, mengapresiasi ngumpulnya para pimpinan Ormas dan LSM se-Kota Depok.

Menurut Zulfikar, melalui semangat kebersamaan ini diharapkan Ormas dan LSM dapat bersinergi dengan aparat Kepolisian dan TNI dalam memerangi fitnah dan isu-isu negatif yang dikhawatirkan memecah persatuan dan kesatuan, terlebih di Kota Depok sebentar lagi akan digelar pemilihan kepada daerah.

Dia menambahkan, belum tuntasnya wabah virus corona juga menjadi salah-satu penyebab rentannya masyarakat mudah terprovokasi atau terpancing emosinya.

“Secara psikologis, dalam kondisi terjepit emosi jiwa akan sulit terkendali. Oleh karena itu kami meminta para pimpinan Ormas dan LSM agar memberikan wejangan atau pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya protokoler kesehatan, serta menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk menangkal isu-isu negatif,” kata Zulfikar.

Dia menegaskan, apabila terjadi konflik di masyarakat, pimpinan Ormas/LSM harus mengambil peran dalam penanganannya. Selesaikan konflik tersebut secara baik. Apabila mengalami kesulitan, silahkan lapor dan sampaikan kepada pihak kepolisian.

“Kita yang pertama kali diazab apabila terjadi konflik dan kerusuhan, karena kami sebagai aparat keamanan dan bapak-bapak sebagai pimpinan ormas yang merupakan tokoh masyarakat,” demikian Zukfikar.

Guyub dan kompaknya pimpinan Ormas dan LSM se-Depok ditandai dengan penandatanganan deklarasi berbingkai yang termuat logo masing-masing Ormas/LSM.(amr)

 1,290 total views

LEAVE A REPLY