Pulau Bintan Diserbu Ratusan Tenaga Kerja Cina

0
46

www.depoktren.com–Sebanyak 325 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina masuk ke wilayah Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjung Pinang menggunakan pesawat Qinqdao Airlines, sekira pukul 14.20 WIB, Sabtu (8/8/2020).

Selain itu terdapat 27 tenaga kerja lokal yang ikut pulang bersama dengan rombongan TKA tersebut. Mereka sebelumnya telah mengikuti pelatihan tenaga kerja di Cina.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Indra Hidayat mengatakan, ratusan TKA China tersebut merupakan tenaga ahli konstruksi yang akan bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Galang Batang.

“Mereka dikontrak selama enam bulan untuk menyelesaikan proyek konstruksi di PT BAI. Setelah selesai, langsung pulang ke negaranya. Perusahaan itu menargetkan mulai beroperasi tahun 2021,” ujar Indra.

Dia pun sudah memastikan kelengkapan semua dokumen keimigrasian TKA China itu, meliputi Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA), Kartu Izin Tinggal Terbatas/ Tetap (KITAS), termasuk bukti hasil tes usap Covid-19 dari negara asal. “Kami sudah terima hard copy maupun soft copy dokumen keimigrasian mereka,” ucap Indra.

Setelah sampai di PT BAI, kata dia, TKA China itu bakal dikarantina di wisma milik perusahaan selama 14 hari dengan diawasi secara ketat oleh Satuan Gugus Tugas Covid-19. “Jika selama 14 tidak ada gejala COVID-19, mereka langsung bekerja. Kalau ada gejala, langsung swab,” terang Indra.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjung Pinang Agus Jamaluddin menyatakan ratusan TKA itu langsung dilakukan tes cepat Covid-19 setibanya di Bandara RHF Tanjung Pinang. “Kalau hasil tes cepat reaktif, langsung dipisahkan buat swab. Jika memang nantinya positif Covid-19, maka akan dikirim ke Rumah Sakit Khusus COVID-19 di Galang, Batam,” jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kedatangan tenaga kerja asing tersebut. Menurutnya, para TKA itu sudah membawa hasil tes usap Covid-19 dari China, di samping menjalani tes cepat dan karantina selama 14 hari di Bintan.

“Kami pun akan rutin mengawasi sekaligus mengedukasi TKA China agar mematuhi protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak keluar selama masa karantina 14 hari,” pungkas Agus. (P Pirwanto)

 46 total views,  1 views today

LEAVE A REPLY