Universitas Pancasila Wisuda 1.169 Orang Sarjana Baru

0
50

www.depoktren.com–Universitas Pancasila (UP) mewisuda 1.169 dari berbagai jenjang pendidikan dari Ahli Madya, Sarjana, Profesi Apoteker, Magister dan Doktor pada Wisuda Daring Semester Gasal Tahun Ajaran 2019/2020 di Trans Studio Cibubur, Kota Depok, Sabtu (8/8/2020).

Rektor UP, Prof. Dr. Wahono Sumaryono, Apt. mengatakan bahwa adanya perubahan yang terjadi secara cepat dalam skala global karena adanya pandemi Covid-19 memaksa semua untuk membentuk perilaku baru, menyesuaikan kebiasaan hidup dan pada akhirnya merubah cara hidup. “Itu juga saat pelaksanaan wisuda tahun ini, dilaksanakan dengan cara daring,” ujar Wahono dalam siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (8/8).

Menurut Wahono, ketangguhan dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan adalah salah satu kualitas yang perlu dimiliki oleh lulusan UP dan hal inilah yang ingin dicontohkan UP dengan mengadakan wisuda daring pertama sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru yang terjadi karena pandemi Covid-19.

“Perubahan pastinya bukan hal yang mudah, namun kecepatan beradaptasi sangat diperlukan untuk mampu ikut dalam persaingan global. UP juga terus beradaptasi dengan melaksanakan hampir setiap kegiatan secara daring, seperti: ujian penerimaan mahasiswa baru, perkuliahan, sidang skripsi dan melakukan seminar-seminar secara online sehingga iklim akademik dapat terus terjaga,” jelasnya.

Pada wisuda daring kali ini, untuk meningkatkan wawasan peserta dan awareness terhadap perkembangan dunia, UP mengundang Menteri Riset dan Teknologi /Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D. untuk memberikan orasi ilmiah. “Diharapkan apa yang disampaikan nanti dapat menjadi persiapan lulusan untuk berkompetisi,” harap Wahono.

Dia menambahkan, dampak pandemi ini tentunya sangat luas dan mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat. “Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian UP, maka dikeluarkan kebijakan tentang pemberian bantuan berupa uang untuk penggantian kuota internet sebesar Rp. 600 ribu per mahasiswa untuk semester ini dan memberikan potongan atau diskon uang kuliah bagi mahasiswa baru dan lama,” ungkap Wahono.

Selain merespon terhadap perubahan ekonomi, UP juga merespon dengan cepat perubahan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

“Beberapa langkah strategis yang UP lakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan adalah mengembangkan kurikulum kewirausahaan, bekerjasama dengan 74 BUMN, dimana sampai dengan saat ini sudah terdapat 264 mahasiswa yang magang selama enam bulan, mengembangkan kewirausahaan mahasiswa dengan memfasilitasi pengembangan 64 star up yang terdiri dari bidang kuliner, fashion, dan aplikasi IT selain itu juga meningkatkan kolaborasi dengan alumni dalam peningkatan kompetensi dan memfasilitasi tersedianya kesempatan kerja,” papar Wahono.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan & Pembina UP, Dr. (HC). Ir. Siswono Yudo Husodo mengatakan, peran Perguruan Tinggi dalam dunia tanpa batas, adalah memastikan munculnya sumber daya manusia/ lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Keunggulan tersebut bisa didapatkan apabila SDM yang ada memiliki pengetahuan, teknologi, keterampilan dan etos kerja yang tepat.

“Hal inilah yang dibangun oleh Universitas Pancasila sejak didirikan pada tanggal 28 Oktober 1966, dan sampai dengan saat ini terus berusaha meningkatkan kualitasnya,” ungkap Siswono. (Siska Pradita)

 50 total views

LEAVE A REPLY