Depok Dorong Pemilih Pemula Sukseskan Pilkada 2020, Ratusan Pelajar Ikut Sosialisasi

0
32

www.depoktren.com–Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar sosialisasi tahapan penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Kegiatan ini diikuti sebanyak 500 pelajar Sekola Menengah Atas (SMA)/sederajat di Kota Depok.

Kepala Kesbangpol Kota Depok, Hakim Siregar mengatakan, ratusan pelajar ini merupakan pemilih pemula yang akan berpatisipasi dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan partisipasi pemilih meningkat. Pada Pemilihan Presiden dan Legislatif tahun lalu partisipasi pemilih pemula 3,5 persen, kami dorong untuk Pilkada tahun ini lebih tinggi tingkat partisipasinya,” ujar Hakim usai kegiatan tersebut di Depok City Operational Room (DeCOR), Rabu (12/8).

Menurut Hakim, sosialisasi disampaikan secara dalam jaringan (daring). Meski demikian, tidak menghilangkan esensi pendidikan kepemiluan terhadap pemilih pemula. “Kami harapkan mereka juga menyampaikan ke teman sebaya yang lain tentang pentingnya partisipasi pemilih dalam Pemilu,” jelasnya.

Komisioner KPU Kota Depok, Ahmad Soleh Firdaus Habibi menuturkan, berdasarkan data tahun sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih di Kota Depok sebesar 56,10 persen. Sedangkan partisipasi pemilih pemula sebesar 3,5 persen.

“Pilkada 2020, kami berusaha meningkatkan angka partisipasi pemilih dengan berbagai upaya. Salah satunya melalui sosialiasi dan dengan begitu mudah-mudahan tercapai target yang dicanangkan KPU Jawa Barat (Jabar) untuk Kota Depok yakni partisipasi pemilih sebesar 77,15 persen,” tegasnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mendorong para remaja khususnya pemilih pemula untuk ikut mensukseskan Pikada Kota Depok 2020. Besarnya tingkat partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada akan memberi nilai legimitasi yang besar terhadap pemimpin mendatang.

“Ini sangat penting jika seluruh komponen memberikan dukungan dan ikut serta dalam seluruh proses rangkaian Pilkada, terutama anak muda sebagai pemilih muda dan pemula,” tutur Idris.

Dia menilai, kontribusi masyarakat dalam Pilkada merupakan bagian dari demokrasi. Namun demikian, dukungan dan keikutsertaan masyarakat juga harus berjalan dengan santun, jujur, dan beretika sesuai norma dan nilai kehidupan bangsa. “Saya berharap, setelah sosialisasi tersebut, para peserta dapat menyebarluaskan pemahaman tentang kepemiluan kepada masyarakat sekitar,” harap Idris.

Idris juga mengharapkan pelaksanaan pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 mendatang dapat terlaksana dengan baik. “Merupakan tugas kita bersama mewujudkan Pilkada 2020 berlangsung dengan humanis dan arif,” ucapnya.

Dengan upaya ini, lanjut Idris, partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Depok dapat meningkat menjadi 77,5 persen. Sebab, tingkat partisipasi pemilih merupakan salah satu indikator penting terkait kepercayaan masyarakat atas proses demokrasi di Kota Depok.

“Tentunya dapat menjadi Pilkada Depok yang berkesan dan mencerminkan demokrasi yang sehat, santun dan berkualitas, yang penuh dengan segala macam prestasi dan mendatangkan kebaikan bagi masyarakat,” paparnya. (Papi Ipul)

 32 total views,  1 views today

LEAVE A REPLY