Disediakan Internet Gratis untuk Siswa Belajar Daring di Kantor Kejaksaan Depok

0
55

www.depoktren.com–Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok melakukan program sosial dengan memberikan akses jaringan internet WiFi secara gratis untuk siswa-siswa yang belajar secara online, pasca pandemi corona yang mengharuskan para siswa belajar secara daring.

“Sejumlah siswa yang kesulitan ekonomi untuk membeli kuota internet di seputar Kantor Kejari Depok bisa belajar secara online dengan fasilitas internet gratis yang kami sediakan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Yudi Triadi di Kantor Kejari Depok, Selasa (18/8/2020).

Yudi menuturkan, kondisi pandemi Covid-19 membuat para siswa kurang mampu, khususnya yang ada di sekitar Kantor Kejari Depok tak bisa mengikuti pelajaran.

“Sehingga kami merasa terpanggil untuk membantu mereka yang kesulitan secara ekonomi. Oleh karena itu kami suport dengan memberikan kesempatan kepada para siswa yang kurang mampu untuk menggunakan WiFi gratis yang sudah kami siapkan di ruang perpustakaan kami,” jelasnya.

Pihaknya, lanjut Yudi, juga memaksimal fungsi perpustakaan agar dapat bermanfaat maksimal untuk masyarakat. “Tujuan kami semata-mata hanya ingin meringankan beban para pelajar supaya bisa terus mengikuti proses belajar secara online,” terang Yudi.

Diutarakan dia, pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada sendi perekonomian masyarakat. “Jangankan punya uang untuk beli paket data, untuk kebutuhan sehari-hari saja sebagian masyarakat masih kekurangan. Jadi, layanan internet gratis yang disediakan itu dapat dimanfaatkan terus para siswa kurang mampu hingga pandemi Covid-19 berakhir. Kami berharap para siswa ini bisa terbantu dengan apa yang kami berikan dan mereka bisa tetap belajar,” harap Yudi.

Dia menegaskan, ketentuan menggunakan layanan WiFi gratis untuk sarana belajar ini tetap mewajibkan protokol kesehatan. “Selain harus membawai gawai sendiri juga wajib memakai masker dan jaga jarak fisik supaya terhindar dari penyebaran virus Corona,” tandas Yudi. (Papi Ipul)

 55 total views

LEAVE A REPLY