Menggila, Depok Catat Angka Tertinggi Positif Covid-19

0
51

www.depoktren.com–Data terbaru perkembangan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Depok cukup memprihatinkan. Selama tiga hari terakhir yang dilaporkan tercatat dengan angka tertinggi kasus positif Covid-19.

Total selama tiga hari sejak 15 Agustus hingga 17 Agustus terjadi peningkatan sebanyak 142 kasus Covid-19 yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok. “Ini penambahan kasus terbanyak sejak pandemi Covid-19 di Kota Depok,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Selasa (18/8).

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok pada 15 Agustus 2020, terdapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 47 kasus.

Kemudian, pada 16 Agustus 2020 terjadi penambahan sebanyak 49 kasus. Dan pada 17 Agustus 2020 bertambah sebanyak 46 kasus.

Sementara itu, untuk jumlah pasien terkonfirmasi yang sembuh per 15 Agustus 2020 sebanyak 25 orang. Pada 16 Agustus 2020 sebanyak 10 orang, dan pada 17 Agustus 2020 tidak ada penambahan kasus kesembuhan.

Untuk kasus kematian karena Covid-19 di Kota Depok juga mengalami peningkatan. Pada 15 Agustus 2020 terdapat penambahan satu kasus kematian, pada 16 Agustus 2020 bertambah satu kasus dan pada 17 Agustus 2020 tidak terdapat penambahan kasus kematian.

“Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok hingga 17 Agustus 2020 sebanyak 1.670, sembuh 1.150, dan meninggal dunia sebanyak 57 kasus,” ungkap Idris.

Menurut Idris, penyebaran virus Corona masih berlangsung masif. “Untuk itu saya meminta kepada masyarakat Depok untuk menerapkan Personal Lockdown,” tegasnya.

Dia mengutarakan, penerapan Personal Lockdown, caranya, dengan memproteksi diri sendiri dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan memakai sabun atau hand sanitizer dan menghindari keramaian.

“Sebesar 60 persen kasus peningkatan Covid-19 yang terjadi di Kota Depok dan Jakarta, Bogor, Tanggerang, Bekasi (Jabotabek) disebabkan oleh pergerakan orang. Untuk itu, selain program pencegahan penanganan yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam situasi ini dibutuhkan peran serta dari masyarakat,” pungkas Idris. (Papi Ipul)

 51 total views

LEAVE A REPLY