700 Motor Ditilang Langgar Jalur Cepat Jalan Margonda

0
42

www.depoktren.com–Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Metro (Polrestro) Depok sudah memberlakukan larangan kendaraan roda dua atau motor dan angkutan kota (angkot) masuk jalur cepat di Jalan Margonda Raya Depok sejak 17 Agustus 2020.

Dalam dua hari penerapan larangan tersebut dari 17 Agustus hingga 18 Agustus 2020 tercatat 700 motor terkena penindakan penilangan. “Berdasarkan data, ada 700 motor yang kami tilang. Semuanya motor, tidak ada angkot,” ujar Kasatlantas Polrestro Depok, Kompol Erwin Aras Genda di Mapolrestro Depok, Rabu (19/8/2020).

Menurut Erwin, pemberlakuan kanalisasi angkot dan motor di jalur lambat Jalan Margonda Raya berlaku 24 jam setiap hari, tidak terkecuali pada saat weekend atau akhir pekan. “Saat ini, penindakan dilakukan secara manual. Kalau e-TLE sudah dipasang, maka pelaksanaan tujuh hari kerja dan 24 jam,” terangnya.

Dia mengungkapkan, untuk sanksi bagi kendaraan motor dan angkot yang melanggar akan dikenai sanksi tilang dengan denda maksimal Rp 500 ribu karena melanggar rambu yang sudah terpasang untuk kanalisasi motor dan angkot di Jalan Margonda Raya.

“Saat ini sudah terpasang rambu bagi motor dan angkot untuk masuk jalur lambat di Jalan Margonda Raya. Pelanggaran terhadap rambu sendiri tertuang dalam Pasal 287 ayat (1) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman denda Rp 500 ribu maksimal atau dipidana dengan hukuman kurungan paling lama dua bulan,” jelas Erwin. (Papi Ipul/Siska)

 42 total views

LEAVE A REPLY