Si Corona, Pengantar Transformasi Digital

0
52

Si Corona, Pengantar Transformasi Digital
Oleh: Gerard Soeharly

Bicara soal Corona Virus Disease atau Covid-19 tentunya, sangat meresahkan tak hanya di Indonesia tetapi virus yang berasal dari Kota Wuhan, China ini sudah menyebar rata diseluruh dunia.

Mulai dari kalangan bawah, menengah hingga atas kini sangat merasakan dampaknya dari sisi ekonomi, sosial, tak tanggung-tanggung soal kesehatan virus ini membunuh beberapa pejabat.

Nah, bicara soal dampak positif, Covid-19 dianulir sebagai pengantar transformasi Digital pasalnya, dalam masa pandemi ini kita dituntut untuk menghindari tatap muka secara langsung dan alternatif yang digunakan adalah menggunakan teknologi yang dapat mempertemukan orang-orang maupun instansi-instansi secara Daring (Dalam Jaringan).

Presiden RI Joko Widodo menginginkan, pandemi ini dapat dijadikan momentum transformasi digital karena, dirinya menilai banyak pola hidup yang berubah seperti cara kerja, berinteraksi, bertransaksi dan berbagai hal yang saat ini harus mengandalakan mode daring atau online.

Menurut beberapa teori konspirasi, pandemi Covid-19 ini sengaja diciptakan tokoh elit dunia agar produk mereka yang mengandalkan perkembangan teknologi ini laku. Apalagi, banyaknya manusia yang buta teknologi dan dalam masa ini mereka dipaksa harus bisa menggunakan kemajuan teknologi digital.

Ada benarnya, menurut kepercayaan umat Kristiani, memasuki akhir jaman, yang mereka sebut dengan ‘Anti Christ’ akan memaksa manusia menanamkan chip dalam tubuhnya, bagi yang berkenan segala kemudahan akan diperoleh, misalnya; dapat berbelanja secara gratis hanya menggunakan scan terhadap chip yang telah tertanam itu.

Perlahan kabar burung datang, ada isu yang mengatakan jika kita bersedia menggunakan chip dalam tubuh maka, Si Corona tak berani menyerang kekebalan tubuh kita ini.

Lalu jika ini benar, bagaimana kita menyikapainya? Itu kembali pada realita hidup yang harus dijalani dibarengi dengan kepercayaan tentang hidup yang akan kita jalani setelah mati nanti. ***

52 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY