Jubir Pemerintah Tuding Depok Penyumbang Kasus Tertinggi di Jabar

0
57

www.depoktren.com–Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menuding Kota Depok sebagai penyumbang tertinggi kasus positif di Provinsi Jawa Barat (Jabar). Dia mendetailkan, per 2 September, Kota Depok menyumbang kasus sebesar 1.764, kemudian disusul Kota Bekasi sebesar 1.626, dan Kabupaten Bekasi sebesar 1.105.

Jumlah kasus akumulatif di Provinsi Jawa Barat sendiri tercatat sebanyak 11.481 kasus dengan kasus aktif sebesar 42,38 persen atau 4.866 kasus. Sedangkan kasus sembuh sebanyak 6.339 atau 55,21 persen dan kasus meninggal sebanyak 276 atau 2,4 persen.

“Dengan angka tersebut kasus aktif di Jawa Barat masih termasuk tinggi, lebih tinggi dari persentase kasus aktif nasional yaitu 24,1 persen. Sedangkan kasus sembuh di Jawa Barat masih berada di bawah angka nasional yaitu 71,6 persen,” ujar Wiku saat konferensi pers di Kantor Presiden, Kamis (3/9 2020).

Menurut Wiku, terdapat 13 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat yang masuk dalam kategori daerah risiko rendah, 10 kabupaten/kota dengan risiko sedang, dan empat kabupaten/kota risiko tinggi. Sementara, jumlah kematian akumulatif terbanyak juga tercatat ada di Kota Depok yakni sebanyak 51 kasus, Kabupaten Bekasi 33 kasus, Kota Bekasi 29, dan Kota Bogor 25 kasus.

“Kami mohon agar Pemprov Jabar dapat terus menekan kasus aktif menjadi minimal sama dengan kasus aktif nasional yaitu 24,1 persen dan meningkatkan kesembuhan yang minimal sama kesembuhan nasional yaitu 71,6 persen, serta mempertahankan atau menurunkan persentase kasus meninggal tetap rendah,” harapnya.

Wiku menegaskan, langkah deteksi dini dan penanganan kasus yang lebih awal dapat mempercepat kesembuhan dan menurunkan angka kematian pasien. “Depok harus bisa lakukan diteksi dini,” ucapnya. (Jon Wakatoni)

 57 total views

LEAVE A REPLY