Sepi Pendukung, Paslon Idris-Imam Daftar ke KPU Depok

0
213

www.depoktren.com–Pasangan calon (paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono (Idris-Imam) secara resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Ahad (6/9/200).

Tak tampak hingar-bingar para pedukung saat paslon datang ke Kantor KPU Kota Depok yang berada di Jalan Kartini, Kota Depok. Hanya puluhan orang yang datang mendampingi paslon Idris-Imam. Bahkan lebih banyak wartawan yang hadir meliput.

Paslon Idris-Imam mendaftar ke KPU Kota Depok didampingi para petinggi partai pengusung yakni PKS, PPP dan Demokrat.

“Kami sudah daftar. Insya Allah berkas dokumen pendaftaran lengkap. Kami sudah siap memenangkan Pilkada Depok,” ujar Calon Wali Kota Depok yan juga petahana, Mohammad Idris.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiah mengatakan, sepinya pendukung yang datang karena pihaknya memilih mentaati protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan.

“Kami memang meminta para pendukung untuk tidak ikut hadir untuk mendaftar ke Kantor KPU Kota Depok untuk menjalani protokol kesehatan,” terangnya.

Usai mendaftar ke KPU, dilanjutkan dengan makan-makan bersama yang cukup mewah di Posko Pemenangan di bilangan Jatimulya, Kecamatan Cilodong,
Kota Depok (Di Depan Lapangan Sepak Bola Jalan Masuk Kantor Dishub Kota Depok)

Ketua KPU, Nana Shobarna mengatakan bahwa berkas dokumen pendaftaran kedua Paslon sudah diterima, untuk selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan pemeriksaan kesehatan. Pendaftaran Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok sudah dibuka sejak 4 September hingga 6 September 2020, pukul 24.00 WIB.

“Melihat dukungan partai, kemungkinan besar cuma ada 2 paslon yang mendaftar yakni paslon Pradi-Afifah dan Idris-Imam. Kami membuat aturan ketat protokol kesehatan untuk melakukan pendaftaran,” jelas Nana.

Menurut Nana, usai pendaftaran paslon, tahap berikutnya penetapan Paslon pada 23 September 2020 dan selanjutnya tahap kampanye serta hari pencoblosan pada 9 Desember 2020.

“Dalam waktu kurang lebih satu bulan ini, kami akan memeriksa berkas persyaratan seluruh paslon serta kesehatan dari masing-masing paslon. Pada Pilkada 2020, paslon wajib mengikuti tes Covid-19 yakni tes Swab PCR,” pungkasnya. (Hendra Agus)

 211 total views

LEAVE A REPLY