Imam Budi Hartono Lecehkan Afifah Alia, Ajak Sekamar

0
5560

www.depoktren.com–Baru-baru ini dihebohkan dengan cuitan twitter dari tokoh politik Demokrat, Cipta Panca Lakasana. Cuitan ‘Paha calon wakil walikota Tangsel itu mulus banget’ jadi viral dan menuai kontroversi di media sosial. Panca pun akhirnya menghapus cuitan tersebut dan meminta maaf melalui akun Twitter @panca66, Senin (7/9/2020).

Kali ini, hal yang sama juga menimpa calon Wakil Wali Kota Depok, Afifah Alia. Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Depok ini mengalami pelecehan seksual verbal yang dilakukan oleh kandidat calon Wakil Wali Kota Depok yang diusung PKS, Imam Budi Hartono yang merupakan pasangan calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Afifah yang menjadi pasangan Pradi Supriatna yang di usung Gerindra dan PDIP ini menceritakan pengalaman tidak menyenangkan soal pelecahan seksual terhadap dirinya itu yang terjadi pada saat hendak mengikuti pemeriksaan kesehatan RS Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/9).

“Pak Imam Budi, dalam lontarannya mengatakan, bu Afifah sekamar sama saya saja, buat saya itu tidak pantas. Belum kenal, baru pertama kali bertemu, kok seperti itu,” ujar Afifah yang pengalamannya diceritakan di group WhatsApp (WA) Depok Media Centetr (DMC), Kamis (10/8).

Afifah yang merupakan wakil ketua bidang perempuan dan anak PDI Perjuangan kota Depok menjelaskan, bahwa yang disampaikan Imam termasuk dalam kategori pelecehan verbal. Itu terjadi di hari pertama, saat pihak RS Hasan Sadikin membagikan kamar isolasi untuk pasangan calon (paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok, Pradi-Afiah dan Idris-Imam.

“Saat itu saya merasa geram namun memilih diam. Saya sadar posisi saya yang belum pernah menjabat apa-apa sebelumnya. Saya hanya warga biasa. Saya juga sudah dengar beberapa cibiran orang, perempuan kok berani-beraninya ikutan Pilkada kota. Saya yang sesama kandidat saja dengan entengnya dilecehkan oleh kandidat lain, karena saya perempuan,” tuturnya.

Atas apa yang dialaminya itu, Afifah akan berkonsultasi dengan penasehat hukumnya, apakah akan melanjutkan ke proses hukum atau memaafkan Imam. “Namun, saya berharap jangan ada lagi pelecahan seksual terhadap perempuan. Saya juga berharap, ke depan, para korban didukung untuk berani menyuarakan kasus yang dialaminya, jangan diam,” tegasnya.

Atas kasus ini, paslon Pradi-Afifah akan mengusung visum gratis bagi perempuan dan anak korban kekerasan seksual sebagai salah satu program unggulannya. (Papi Ipul/Rus)

 5,587 total views

LEAVE A REPLY