Penyuluh KB di Depok Dapat Penghargaan dari Presiden Jokowi

0
65

www.depoktren.com–Sebanyak 15 penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Kota Depok mendapatkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (22/9/2020)

“Penghargaan tersebut, diberikan atas pengabdian yang dilakukan para kader di daerah selama puluhan tahun,” ujar Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Anisa Handari usai menyerahkan penghargaan tersebut ke Wali Kota Depok Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Selasa (22/9).

Jumlah penyuluh KB di Kota Depok ada 22 orang. Sebanyak 15 kader di diberikan apresiasi karena telah mengabdi lebih dari 20 sampai 30 tahun. “Selama puluhan tahun itu, mereka membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyukseskan program ketahanan keluarga, dengan terjun langsung ke masyarakat,” terang Nessi.

Menurut Nessi, para penyuluh KB sendiri merupakan pegawai di bawah naungan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). “Saat ini terdapat sekitar delapan orang yang sudah bekerja selama 20 tahun, sementara sisanya lebih dari 30 tahun. Tentunya pengabdian ini luar biasa, sehingga layak mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden. Mereka membantu pemerintah di lapangan, hingga sampai level keluarga,” jelasnya.

Dia menambahkan, adapun tugas-tugas yang dilakukan penyuluh KB adalah memberikan pelayanan di sektor Posyandu, Kampung KB, hingga RW Ramah Anak. Bahkan di kondisi pandemi sekarang, tegasnya, mereka tetap bertugas mengedukasi masyarakat agar mematuhi aturan protokol kesehatan. “Harapan saya, dengan adanya penghargaan dari Presiden, bisa menjadi penyemangat dan motivasi lebih untuk mereka,” harap Nessi.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengapresiasi integritas yang dimiliki penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Kota Depok. “Tugas-tugas yang dilakukan penyuluh KB selama bertahun-tahun tersebut merupakan bagian dari mewujudkan Ketahanan Keluarga. Secara tidak langsung juga berdampak terhadap penguatan Ketahanan Bangsa,” paparnya.

Idris menegaskan, Ketahanan Keluarga sendiri tergantung pada manajemen keluarga, bukan sekadar banyaknya jumlah anggota. Dengan demikian, di keluarga tersebut, akan lebih mengedepankan kualitas dan prestasi.

“Kami menyadari, kinerja yang ditunjukkan para kader penyuluh KB dilakukan secara massif dan terkadang tidak terlihat oleh banyak pihak. Namun, upaya-upaya tersebut tetap memberikan arti dan sumbangsih terhadap perubahan di Kota Depok. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas kerja-kerja puluhan tahun penyuluh KB tanpa mengenal kata menyerah,” pungkasnya. (Anandya Pradipta)

 65 total views

LEAVE A REPLY