Romo Sentot: Jika Jadi Walikota, Pradi Jangan Berubah…

0
209

www.depoktren.com–Jika terpilih menjadi walikota di pilkada mendatang, Pradi Supriatna diharapkan tidak berubah, sosoknya harus selalu dekat dan sayang kepada masyarakat Depok.

Harapan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Depok, Haji Romo Sentot Panca Wardhana, di kediamannya di kawasan Jatijajar, Tapos, Minggu (27/9/2020).

“Nanti jika terpilih, Pradi jangan berubah ya. Harus seperti yang sekarang, selalu dekat dengan masyarakat. Mengunjungi dan mengajak dialog warga Depok,” pesan Romo Sentot.

Pradi juga diingatkan agar di era kepemimpinannya nanti harus membangun komunikasi positif dan bersinergi dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia dan Gunadarma. Manfaatkan hasil kajian para ilmuan kampus, dan para akademisinya.

Hal yang sama, lanjut Romo, juga harus dilakukan dengan Pemerintah Pusat. Tujuannya agar Kota Depok mendapatkan perhatian dan bantuan pembiayaan guna menopang berbagai program pembangunan yang berskala besar, seperti pelebaran dan perbaikan insfrastruktur jalan.

“Secara administratif wilayah Kota Depok memang bagian dari Provinsi Jawa Barat, tapi letaknya sangat berdekatan dengan Ibukota Negara. Jadi pemerintah pusat memang seharusnya memperhatikan Depok sebagai wilayah penyangga Jakarta. Namun tentunya bergantung pada pemkot Depok-nya. Nanti jika terpilih, Pradi-Afifah harus intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Pemprov DKI,” kata Romo Sentot.

Di tempat sama, calon Walikota Depok Pradi Supriatna berjanji akan berupaya melaksanakan arahan Romo Sentot, termasuk permintaan agar dirinya tidak mengubah style, kepribadian dan karakternya.

“InsyaAllah saya tidak akan berubah, Pradi ya Pradi. Begini apa adanya,” ujar Pradi di hadapan Romo Sentot dan para pengurus RT/RW, serta pemuka agama setempat.

Bahkan, lanjut Pradi, dirinya bersama Afifah Alia akan menggulirkan program kegiatan ‘Nyaba Warga’. Setiap minggu akan mendatangi warga yang bermukim di 63 kelurahan.

“Bila saya mengemban amanah itu (menjadi walikota), setiap hari Rabu atau Kamis, kami akan menyapa warga dan mengajak dialog. Tujuannya untuk mendengarkan langsung curhatan warga, termasuk aspirasinya terkait berbagai persoalan di lingkungannya,” demikian Pradi.(amr)

 209 total views

LEAVE A REPLY