Bawaslu Depok Layangkan Surat Teguran Kegiatan Kampanye Kedua Paslon

0
20

www.depoktren.com–Hasil pemantauan dan pengawasan Bawaslu Kota Depok, kegiatan kampanye dua pasangan calon (paslon) dalam Pilkada yang akan berlansung pada 9 Desember 2020 mendatang terjadi banyak pelanggaran di lakukan kedua paslon, Pradi-Afifah dan Idris-Imam. Diantaranya, paling terbanyak adalah mengabaikan aturan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Ada sekitar 15 pelanggaran protokol kesehatan dari 217 kegiatan kampanye di 11 kecamatan yang dilakukan kedua paslon untuk menarik simpati masyarakat Kota Depok agar memilih mereka saat pilkada serentak nanti selama 10 hari kedua mulai 6 Oktober hingga 15 Oktober 2020,” ujar Koordinator Divisi Humas Hukum Data dan Informasi Bawaslu Kota Depok Andriansyah, Jumat (16/10/2020).

Lanjut dia, kemudian enam kasus pelanggaran yang diberikan surat peringatan tertulis dari Bawaslu Kota Depok kepada kedua tim pemenangan atau penyelenggara kampanye baik paslon nomor urut 1 dam paslon nomor urut 2.

“Dari enam pelanggaran hasil pengawasan anggota Bawaslu Kota Depok.ada lima laporan yang ditindaklanjuti hasil temuan petugas di lapangan dengan memberikan surat tertulis antara lain karena penyelenggara tidak mematuhi aturan protokol kesehatan saat kampanye berlangsung, pelanggaran netralitas ASN, pelanggaran administrasi terhadap pemilih dan pelanggaran kode etik penyelenggaraan kampanye,” jelas Andriansyah

Dari pelanggaran yang berhasil dihimpun Bawaslu Kota Depok dalam masa kampanye, imbuh dia, yang paling banyak adalah pelanggaran protokol kesehatan untuk menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker termasuk saat kampanye membawa anak anak di bawah umur yang rentan dengan penyebaran Covid-19. (Papi Ipul)

 20 total views

LEAVE A REPLY