Rektor UI Lantik Tiga Wakil Rektor Baru

0
41

www.depoktren.com–Universitas Indonesia (UI) menggelar acara serah terima jabatan dan pelantikan tiga Wakil Rektor di Balai Kirti, Pusat Administrasi UI, Kampus Depok, Rabu (21/10). Rektor UI Prof. Ari Kuncoro, S.E, M.A, Ph.D melantik Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc, drg. Nurtami, Ph.D., Sp,OF(K) dan Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor Riset dan Inovasi serta Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Rektor UI bernomor 1701, 1702, 1703/SK/R/UI/2020, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc menggantikan Prof. Dr. rer. nat. Rosari Saleh, drg. Nurtami, Ph.D., Sp,OF(K) menggantikan Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc dan Prof. Dr. Ir. Dedi Priadi, DEA menggantikan Dr. Muhammad Luthfi Zuhdi, M.A. sebagai wakil rektor untuk periode rektor 2019-2024.

“Perubahan merupakan hal lumrah terjadi di sebuah organisasi. Saat ini, kita tengah berada di situasi pandemi, menuntut perguruan tinggi untuk bertransformasi gesit menghadapi perubahan yang banyak terjadi di luar. Improvisasi dibutuhkan untuk menyongsong kompetisi global,” ujar Rektor UI, Prof Ari Kuncoro dalam sambutanya.

Lanjut Ari, pandemi ini membuka peluang kolaborasi yang sangat luas, didukung dengan peningkatan pemanfaatan information communication technology. UI terus menggencarkan kerja sama dan memanfaatkan peluang kolaborasi dengan ABG yaitu Academic-Business-
Government. Peningkatan mobilitas perguruan tinggi, baik itu kerja sama pendidikan, penelitian dan hilirisasi juga menjadi penting saat ini. Untuk menguatkan itu semua, dibutuhkan point of contact..”Para wakil rektor merupakan point of contact yang sangat penting. Kerja sama tim sangat dibutuhkan di dalam menangkap ragam kesempatan yang sangat langka tersebut,” terangnya.

Ari juga mengingatkan bahwa para pimpinan di fakultas, sekolah, maupun vokasi, juga merupakan ujung tombak untuk meningkatkan kapasitas perguruan tinggi. “Segenap pimpinan di UI harus membuka diri pada kolaborasi multidisiplin, karena kita saat ini sudah tidak bisa jalan sendiri dan harus saling mendukung,” harapnya. (Siska Thresia)

 41 total views

LEAVE A REPLY