Pradi: Pencak Silat dan Mengaji Sudah Jadi Budaya yang Harus Dilestarikan di Depok

0
121

www.depoktren.com–Calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, pencak silat menjadi salah satu budaya Betawi yang sangat digemari masyarakat Betawi, karena membawa kebaikan.

“Umumnya orang-orang yang belajar ilmu bela diri pencak silat kuat menjalankan ibadah yang wajib dan dianjurkan agama Islam yakni rajin shalat lima waktu dan mengaji. Makanya membawa kebaikan. Makanya perlu dilestarikan,” ujar Pradi saat berkunjung ke sanggar pencak silat di Kampung Benda, Cipayung, Kota Depok, Senin (26/10/2020).

Menurut Pradi, sangat disayangkan bila budaya luhur Bangsa Indonesia itu tak dilestarikan. Baik itu seni pencak silatnya dan prestasinya. “Semua sanggar atau perguruan pencak silat di Kota Depok harus dirangkul untuk dikembangkan. jangan sampe putus kaderisasinya,” tutur Pradi.

Pria kelahiran 9 Oktober 1970 itu mengutarakan bahwa budaya Bangsa Indonesia seperti pencak silat ini sebagai salah satu cara mengajak generasi muda untuk mencintai budayanya. Mencintai budaya sendiri menjadi cara memfilter pengaruh budaya asing kepada generasi muda. “Sebab itu, mengembangkan pencak silat sebagai seni dan olahraga menjadi pemikirannya ke depan,” terang Pradi.

Sebelumnnya 7 sanggar pencak silat di Kota Depok memberikan dukungannya kepada Pradi Supriatna. Dukungan tersebut diberikan, karena Pradi mencintai budaya luhur Indonesia, yakni pencak silat.

Ketujuh sanggar pencak silat tersebut tersebut adalah Sanggar Putera Pondok Jaya, Sanggar Banyu Cakra Buana, Sanggar Putera Malela, Sanggar Putera Rawa Indah, Sanggar Putera Sejagad, Sanggar Mustika Siliwangi dan Sanggar Putera Albarokat. (Sam)

 131 total views

LEAVE A REPLY