Wow, Ratusan Kader PKS Hengkang ke Gelora, Deklarasikan Pradi-Afifah

0
644

www.depoktren.com–Itu dulu, PKS adalah partai yang solid. Tapi sekarang PKS sudah terpecah. Buktinya, ratusan mantan kader dan pengurus PKS Kota Depok memilih hengkang dan bergabung dengan Partai Gelora demi untuk mendeklarasikan dukungan pasangan calon (paslon) Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah) dalam Pilkada Depok yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020.

Sebanyak 50 orang mantan kader PKS yang bergabung di Partai Gelora Kota Depok mendatangi rumah kediaman calon Wali Kota Depok, Pradi Supriatna di kawasan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Rabu (28/10/2020). Kedatangan mereka disambut Pradi dengan seremoni deklarasi dikemas sederhana, diselingi obrolan santai.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Jawa Barat (Jabar), Haris Yuliana jumpa pers, Rabu (28/10/2020).

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Jawa Barat (Jabar), Haris Yuliana, menegaskan bahwa partainya tidak sekedar memberikan dukungan secara politis, melainkan pula mengarahkan barisan Gelora se-Depok untuk semangat berjuang dan terjun langsung ke masyarakat guna memenangkan pasangan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020.

Menurut Haris yang merupakan mantan pengurus PKS Jabar ini, Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, menjadi moment penting dimulainya pergerakan barisan Partai Gelora Kota Depok, diawali dengan penyerahan surat dukungan DPP Partai Gelora yang ditandatangani Anis Matta kepada calon Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Dijelaskan Haris, dukungan yang diberikan partainya tidak dilakukan ujug-ujug, tetapi melalui proses yang panjang, termasuk melakukan survei dan kajian politis.

“Melalui proses tersebut dihasilkan sebuah penilaian yang obyektif pula, salah satunya indikator melemahnya tingkat kepuasan masyarakat Kota Depok terhadap kinerja pemerintahan di era Mohammad Idris, dan besarnya keinginan masyarakat Kota Depok akan terjadinya perubahan di kota ini,” tutur mantan Wakil Ketua DPRD Jabar ini.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat ini partainya akan merilis hasil survei secara detail terkait Pilkada Depok, “Angkanya cukup menarik. Nanti akan dibeberkan ke kawan-kawan wartawan. Tapi intinya, warga Depok ingin perubahan,” tegas Haris.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Depok, Subhan Rafei, mengatakan selama ini pembangunan di Kota Depok stagnan. Pemerintahnya kurang pandai mengelola keuangan daerah, tidak mampu menggarap berbagai potensi, serta minim komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Depok, termasuk dengan para pakar dan akademisi kampus.

“Di Kota Depok kan banyak pakar dan akademisi dari berbagai keilmuan. Mereka kan bagian dari potensi-potensi yang harus dirangkul dan dilibatkan dalam pembangunan di Kota Depok,” terang Subhan.

Saat ditanya upaya Partai Gelora dalam mengawal dan memenangkan Pradi-Afifah, Subhan secara tegas mengatakan bahwa partainya sangat mengetahui dan hafal dengan strategi atau cara-cara politik PKS.

“Kami tahu banget cara-cara mereka (PKS). Inilah momentum yang pas untuk memberikan penilaian obyektif terhadap kedua pasangan calon yang tampil di Pilkada Depok. Di survei kami sangat jelas, penilaiannya masyarakat Depok ingin perubahan,” ungkap Subhan.

Di akhir statementnya, Subhan menyatakan rasa optimisnya bahwa di era kepemimpinan Pradi-Afifah, Kota Depok akan menjadi lebih baik, lebih berbudaya, dan mampu mengayomi semua lapisan masyarakatnya. (Papi Ipul)

 646 total views

LEAVE A REPLY