Ini Kreteria Pembiayaan Pasien Covid-19 di RSUI yang Ditangung Pemerintah

0
67

www.depoktren.com–Sesuai Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/446/2020 Tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), maka semua pembiayaan perawatan pasien Covid-19 yang dirawat inap di RSUI dan memenuhi kriteria yang akan ditanggung oleh pemerintah, yakni pasien suspek dengan usia diatas 60 tahun dengan atau tanpa komorbid/penyakit penyerta.

“Lalu pasien usia kurang dari 60 tahun dengan komorbid/penyakit penyerta, ISPA berat/peneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. Pasien probable, pasien konfirmasi,” ujar Direktur Utama RSUI, dr. Astuti Giantini dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Kamis (29/10/2020).

Lanjut Astuti, kreteria selanjutnya yakni pasien konfirmasi tanpa gejala, yang tidak memiliki fasilitas untuk isolasi mandiri di tempat tinggal atau fasilitas publik yang dipersiapkan pemerintah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala Pukesmas. Lalu, pasien konfirmasi tanpa gejala dengan komorbid/penyakit penyerta. Pasien konfirmasi dengan gejala ringan, sedang, berat/ kritis. Pasien suspek/probable/konfirmasi dengan co-insidens

“Kriteria pasien rawat inap berlaku bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing termasuk tenaga kesehatan dan pekerja yang terpapar virus Covid-19 akibat kerja, yang dirawat pada rumah sakit. Bagi masyarakat yang tidak memenuhi kriteria penjaminan dari pemerintah, RSUI juga dapat melayani perawatan pasien Covid-19 dengan skema pembiayaan mandiri,” pungkas Astuti. (Siska Thresia)

 67 total views

LEAVE A REPLY