Setelah MA Kabulkan Gugatan Edy Syair ke Wali Kota Depok, Polrestro Depok Bertindak

0
96

www.depoktren.com–Polda Metro Jaya telah melimpahkan perkara pidana perbuatan mengganggu fungsi jalan di Kompleks Perumahan Mampang Indah Dua, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok ke Polrestro Depok untuk memprosesnya lebih lanjut.

Lima warga di perumahan tersebut masing-masing SAF, TA, ES, DB dan SS pada Oktober 2018 dilaporkan Edy Syair telah melanggar Undang-Undang No. 38 tahun 2004 tentang Jalan khususnya Pasal 12 perbuatan mengganggu fungsi jalan.

Jajaran Reskrim Polrestro Depok telah siap memproses lebih lanjut perkara pidana ini setelah Makamah Agung (MA) mengabulkan gugatan Edy Syair terhadap enam tergugat yang telah mengubah fungsi jalan umum menjadi taman sehingga menutup akses jalan masuk ke lahan milik Edy Syair.

Mereka yang dilaporkan, kecuali SS, menjadi pihak yang digugat Edy , yakni SAF, TA, ES dan DB..Sementara salah satu dari enam tergugat adalah Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Wali Kota Depok digugat karena mengeluarkan Tambahan Berita Acara No. 593/3009/BA.PSU/BKD/IX/2017, tanggal 5 September 2017 tentang Pernyataan Perolehan Perolehan Aset Atas Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dan Permukiman Perumahan Mampang Indah Dua, Kelurahan Mampang Pancoran Mas, Kota Depok.

Bunyi tambahan berita acara tersebut mengubah jalan umum ke lahan milik Edy Syair (selaku penggugat) di Kompleks Perumahan Mampang Indah Dua, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok menjadi taman.

Hal ini mengakibatkan warga Kota Depok ini tidak lagi mempunyai akses menuju lahan miliknya.

Tambahan Berita Acara No. 593/3009/BA.PSU/BKD/IX/2017 tanggal 5 September 2017, yang ditandatangani Wali Kota Depok Mohammad Idris dibatalkan Mahkamah Agung (MA) dalam Putusan MA No. 562 K/Pdt/2020 tanggal 2 Juni 2020.
Dengan adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap tersebut, jajaran Reskrim Polrestro Depok akan mengusut kasus pidana yang melibatkan lima terlapor.

Wali Kota Depok tidak dipolisikan karena Edy Syair beranggapan Tambahan Berita Acara No. 593/3009/BA.PSU/BKD/IX/2017 tanggal 5 September 2017 yang ditandatanganinya tidak dapat dipidana. Tapi Edy berharap jajaran Reskrim Polrestro Depok mengusut pihak yang mendorong sehingga Tambahan Berita Acara itu ditandatangani Wali Kota Depok. (Ed/Papi Ipul)

 96 total views

LEAVE A REPLY