Depok Gagal, Selama Idris Berkuasa Tak Mampu Manfaatkan Keunggulan Strategis

0
55

www.depoktren.com–Sebagai kota penyanggah Ibu Kota Jakarta, Depok gagal memanfaatkan keunggulan letak strategis yang dimiliki. Berbeda dengan Bekasi, Tangerang dan Tangsel yang mampu bersinergi dengan pemerintah pusat sehingga kotanya lebih berkembang.

Menurut anggota DPRD Jabar dapil Depok – Bekasi Hasbullah Rahmad, Depok tidak mampu memanfaatkan letak strategisnya karena wali kota yang tidak inovatif dan kreatif. Selama 15 tahun wali kota dari PKS, pemkot Depok tak mampu mengembangkan kotanya. Bahkan kemacetan selalu saja terjadi di jalan-jalan di Depok.

“Harusnya Depok bisa mengembangkan jalan-jalan dan mengatasi kemacetan saat Gubernur Jawa Baratnya Ahmad Heryawan yang dari PKS. Karena memang sejumlah jalan di Depok kan jalan propinsi dan nasional yang memang anggarannya ada di provinsi dan pusat. Tapi ini juga tidak dilakukan,” ujar Hasbullah.

Selain komunikasi dengan provinsi yang tidak jalan, wali kota Depok juga tidak mampu bersinergi dengan Pemprov DKI dan pemerintah pusat dimana Depok sebagai kota yang terkoneksi dengan Jakarta harusnya bisa berkordinasi dengan pemprov DKI dan pusat untuk membangun transportasi massal bersama.

Seperti halnya Bekasi yang terkoneksi dengan LRT. Menurut Hasbullah andai wali kotanya kreatif tentu ini bisa bersinergi dengan pemerintah DKI dan pusat untuk merencanakan LRT ini. “Artinya wali kota selama ini tidak bisa memanfaatkan letak Depok yang strategis,” ujar Hasbullah.

“Seperti jalan raya Sawangan itu harusnya wali kota bisa berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk pelebaran jalan,” kata Hasbullah.

Seperti diketahui jalan raya Sawangan semula merupakan jalan propinsi yang sejak 2015 statusnya menjadi jalan nasional. Namun wali kota Depok selama ini tak pernah mengajukan proposal ke propinsi maupun pusat.

“Jelas ini ada hambatan komunikasi antara wali kota Depok dengan pemprov dan pusat. Kebuntuan itu harus terpecahkan. Karena itu kita ganti wali kota yang bisa berkomunikasi dengan pemprov dan pusat. Saya rasa Pradi bisa memecah kebuntuan itu,” kata Hasbullah.

Dimata Hasbullah kelemahan wali kota Depok selama 15 tahun ini adalah menjalin kemunikasi dengan pemda propinsi, kelembagaan dan kementerian. “Kelemahan ini membuat Depok jalan di tempat. Karena kalau hanya mengandalkan APBD Depok yang tidak seberapa, itu tidak cukup,” pungkas Hasbullah. (Sam/Papi Ipul)

 53 total views

LEAVE A REPLY