Debat Pilkada Depok, IBH Tampil Lumayan Bagus, Tapi Boong…

0
346

www.depoktren.com–Calon Wakil Wali Kota Depok nomor urut 2, Imam Budi Hartono (IBH) dinilai cukup bagus saat tampil pada Debat Publik Pilkada Depok yang disiarkan langsung Kompas TV, Senin (30/11/2020). Walaupun semua pernyataan dan jawaban IBH dengan membaca contekan.

Selain itu, IBH selalu memposisikan seperti juru bicara (Jubir) Pemkot Depok yang mengklaim program-program Pemkot Depok serta pernyataan dan jawaban IBH juga banyak bohongnya.

Misalnya, IBH mengutarakan bahwa Pemkot Depok telah membangun fasilitas olahraga lapangan sepakbola Merpati dan Mahakam yang sudah ada sejak Pemkot Depok Dipimpin Wali Kota Badrul Kamal.

Dan, yang rada konyol lagi, IBH mengklaim telah melakukan pembangunan Balai Rakyat Beji dan Sulmajaya, padahal kedua balai rakyat tersebut sudah ada sejak berdirinya Perumnas Depok Utara dan Depok II Tengah pada 1980.

Hal itulah yang membuat geram paslon nomor urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia (Pradi-Afifah) pada Debat Publik Pilkada Depok.yang disiarkan langsung Kompas TV, Senin (30/11/2020).

Pradi mengatakan dirinya tidak suka berteori saat menjawab Imam. “Mohon maaf Pak Imam, saya orangnya tidak suka berteori. Makanya ini saya pakai produk lokal dari UMKM Depok. Supaya apa? agar kita bisa membantu UMKM Depok. Mari kita dorong UMKM kita agar bisa maju. Kita beli produk lokal kita,” terang Pradi sambil menunjukkan batik khas Depok hasil dari UMKM Depok yang dipakainya tersebut.

Dalam debat publik bertajuk: “Kesehatan, Kesejahteraan dan Kesenjangan Di Kota Depok Dalam Era Kebiasaan Baru”, Imam sebagai calon walikota Depok tampil sendiri. Mohammad Idris, calon walikota Depok tidak bisa tampil lantaran harus jalani isolasi Covid-19 di RSUD Kota Depok.

“Ke depan Idris-Imam akan mencetak 5.000 pengusaha baru atau startup dan 1.000 perempuan pengusaha,” terang Imam.

Namun, Afifah membantah ketika diberi kesempatan berbicara. “Apakah Pak Imam tahu seribu kios yang dijanjikan tidak terealisasi dan kosong saat ini? Lebih dari 200 booth tidak terpakai saat ini. Jadi pertanyaan saya kepada Pak Imam, jangan cuma bicara tapi lihat kenyataan di lapangan,” ungkap Afifah. (Kawan Syam/Papi Ipul)

 341 total views

LEAVE A REPLY