Masih Tersisa 22 Tempat Tidur untuk Isolasi OTG di Makara UI

0
40

www.depoktren.com–Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan perkembangan pasien positif Covid-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang di rawat di Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) Depok.

Berdasarkan laporan pada 25 Desember 2020, masih ada tersedia 22 tempat tidur dari 120 tempat tidur yang tersedia. “Jumlah tempat tidur yang tersedia sekitar 120 bed dan tiga ekstra bed. Saat ini ada 22 bed yang kosong dan yang terisi ada 98 bed,” ujar Jubir GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana Senin (28/12/2020).

Menurut Dadang, pasien OTG yang menjalani isolasi di Wisma Makara UI hanya untuk pasien konfirmasi positif tanpa komorbid dan yang tanpa gejala. “Selama menjalani isolasi pasien akan dipenuhi kebutuhan premier dan tersiernya. Mulai dari makanan, obat, vitamin hingga jaringan internet,” terangnya.

Dadang menjelaskan, selain di Wisma Makara UI, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga menyediakan perawatan isolasi pasien OTG di Guest House Pusat Studi Jepang Fakultas Ilmu Budaya (PSJ FIB) UI yang sudah digunakan sejak 25 Desember 2020.

“Kapasitas tempat tidur tersedia bagi 40 orang. Fasilitas dan pelayanan semunya gratis. Bagi seluruh warga silakan bagi rumah-rumah yang mungkin kurang representatif melakukan isolasi mandiri itu bisa isolasi di tempat khusus yang ada di Guest House PSJ FiB UI,” jelasnya.

Diutarakan Dadang, pihaknya menyediakan tempat isolasi pasien OTG di Wisma Makara UI dan Guest House PSJ FiB UI untuk menekan jumlah penyebaran di klaster keluarga. “Kami berupaya memisahkan antara pasien positif dengan negatif, terutama yang ada di klaster keluarga. Jika tidak maka penyebaran akan makin sulit dikendalikan,” tuturnya.

Ia menyebutkan kebutuhan pemenuhan kapasitas bagi OTG memang sangat tinggi. Saat ini setidaknya diperlukan sekitar 2.100 tempat tidur bagi OTG. Namun yang baru mampu disediakan kurang dari 10 persen dari total OTG di seluruh Kota Depok.

“Berdasarkan data, sudah 381 pasien OTG selesai menjalankan isolasi di Wisma Makara UI sejak dibuka pada 20 November 2020. Totalnya ada 395 orang yang di isolasi, namun 14 orang dirujuk perawatan lanjutan ke RSUI,” terangnya.

Dadang menegaskan, pasien yang akan melakukan isolasi di Wisma Makara UI dan Guest House PSJ FiB UI harus berdasarkan rekomendasi tertulis dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas yang ada di Kota Depok.

“Surat rekomendasi dari UPTD Puskesmas wajib dibawa pasien. Sebab, surat tersebut berisi keterangan bahwa pasien tersebut bergejala ringan, tak bergejala, atau tidak memiliki penyakit penyerta,” tegasnya.

Pasien OTG yang menjalani isolasi akan dirawat selama 10 hari. Terhitung dari pertama menempati kamar isolasi. “Adanya tempat isolasi khusus pasien bergejala ringan dan OTG untuk mengurangi penyebaran kasus di klaster keluarga. Pasien yang tidak memungkinkan isolasi di rumah kami arahkan di sini. Kami juga menyediakan jalur khusus menuju tempat skrining awal. Pasien dicek kesehatannya terlebih dulu, yaitu suhu tubuh, tekanan darah, dan tekanan oksigen,” tuturnya. (Papi Ipul)

 40 total views

LEAVE A REPLY