Pandemi Covid-19, SMPN 3 Purworejo Justru Raih Prestasi

0
41

www.depoktren.com–Walau di masa pandemi Covid-19, siswa dan guru SMPN Purworejo, Jawa Tengah (Jateng) meraih cukup banyak prestasi. Salah satunya prestasi sekolah yang terletak di Jalan Mardiutomo Kutoarjo diraih Devi Sarah Amalia. Siswi kelas 8C ini beberepa waktu lalu menjadi Juara 2 Vlog Nasional FIFA Competitions UAD 2020.

Lomba vlog bertema Fisika is Fun itu diikuti Devi dengan mengembangkan tema yakni Pembiasan Cahaya. Vlog berdurasi 3 menit 10 detik itu bercerita tentang pembiasan cahaya dalam gelas berisi air.

Melalui media sendok yang dimasukkan ke dalam gelas berisi air, Devi menceritakan tentang proses pembiasan cahaya sehingga gagang sendok yang lurus terlihat seperti patah akibat pembelokan cahaya. Menurut Halimah sang guru pembimbing, dipilihnya Devi karena meski pendiam, ia merupakan siswi yang pintar dan punya hobi “nge-vlog”

“Sebenarnya kami mengirimkan dua siswa. Tapi dalam proses seleksi ternyata satu siswa lainnya gagal dalam materi karena lebih condong ke mapel Biologi,” ujar guru pembimbing SMPN 3 Purworejo, Siti Halimatus Sa’diyah dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (21/1).

Prestasi SMPN 3 lainnya di masa pandemi diraih oleh Damar Widagdo Hadi, siswa
Kelas 9B. Bersama ketiga temannya, Damar berhasil meraih Juara 1 Smandasa Short Movie Festival. Ia melaju melalui film pendek berbahasa Jawa berjudul Mantra Pintar. Film bertema Mitos dan Tradisi berdurasi 12 menit itu berkisah tentang dua siswa yang ingin pintar secara instan dengan cara mendatangi seorang dukun.

Halimatus menuturkan, film yang melibatkan empat pemain termasuk dirinya itu dibuat dengan mengambil lokasi di Pituruh dan Kemiri. Dalam proses pembuatan film itu Damar berperan sebagai kameramen dan editor. Menurutnya, Damar memang berbakat di bidang sinematografi.

Selain Devi dan Damar, perwakilan siswa lain yang berprestasi adalah Dian Kalila Sumbogo yang saat ini baru duduk di kelas 7E. Dian meraih Juara Berbakat 2 Lomba Pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf) yang diadakan Teater Kopi Sisa Purworejo. Selain Dian, ada empat siswa lainnya yang juga menyumbangkan juara dalam even bergengsi bidang seni di Purworejo itu.

Dengan mengambil judul Sem Piternal, Dian berkisah tentang seorang suami yang istrinya meninggal. Untuk menciptakan atmosfer kehidupan sang jstri, pria itu membeli dan menaruh bunga edelweis di beberapa sudut rumahnya dengan harapan istrinya tetap abadi. Tapi penjual bunga edelweislah yang justru mengingatkannya bahwa tak ada yang abadi.

Selain siswa, guru SMPN 3 Purworejo yakni
Siti Halimatus Sa’diyah juga berhasil meraih prestasi di masa pandemi. Ia menyabet Juara 3 Lomba Media Pembelajaran Berbasis Power Point Tingkat SMP dan MTs Tingkat Kabupaten Purworejo yang diadakan Kemenag. Guru mapel Agama Islam itu mengambil materi tentang Praktek Sujud yang disajikan dalam bentuk slide.

“Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada siswa tentang cara sujud yang benar saat sholat. Pembelajaran ini diterapkan saat belajar online sehingga siswa dapat menerapkannya di rumah,” tutur Halimatus.

Kepala SMPN 3 Tarmiyah Temu M.Pd mengungkapkan, dirinya merasa puas dan bangga para siswa dapat terus berkarya dan berprestasi meski pandemi. Ia berjanji akan memfasilitasi siswa agar mereka lebih termotivasi di masa mendatang. “Teruslah berkarya dan berprestasi sebagai bentuk sumbangsih kepada sekolah kalian. Juga agar teman-teman lainnya lebih termotivasi,” harapnya. (Jon)

 40 total views

LEAVE A REPLY