Pustakawan Diskarpus Depok Inisiasikan Gerakan Satu Rumah Satu Pendongeng

0
46

www.depoktren.com–Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diakarpus) Kota Depok menginisiasi Gerakan Literasi Satu Rumah Satu Pendongeng (1R 1P). Ini merupakan gerakan nasional yang didukung oleh Perpustakaan Nasional dan pegiat literasi lainnya.

Pustakawan Diskarpus Depok, Nur Indrawati Pary mengatakan, konsep gerakan 1R 1P yakni membangun keluarga literat melalui pola komunikasi positif antara orang tua dan anak melalui kegiatan dongeng. Lewat dongeng tersebut, orang tua bisa menyampaikan pesan dan nilai-nilai karakter positif dengan cara yang menyenangkan ke anak.

“Kami berupaya untuk terus mengajak dan memotivasi setiap orang untuk mau lebih peduli kepada penguatan literasi membaca dan bercerita di dalam keluarga,” ujar Nur di Gedung Perpustakaan Kota Depok, Selasa (23/2/2021).

Menurut Nur, lewat Gerakan 1R 1P semua pihak diajak untuk membangun budaya literasi yang menyenangkan di dalam keluarga. Aktivitas membaca buku cerita ini, akan sangat berdampak positif bagi permbangunan karakter luhur anak.

“Gerakan 1R 1P menyiapkan berbagai model edukasi literasi, mulai dari diskusi literasi, kegiatan mendongeng dan pelatihan dongeng,” terangnya.

Lanjut Nur, sedangkan yang menjadi program unggulannya ialah melatih orang tua untuk mendongeng dan membacakan buku cerita. “Di Kota Depok, kami sedang menyiapkan Kecamatan Sukmajaya agar bisa menjadi pilot project atau percontohan gerakan ini. Tepatnya di RW 20 Kelurahan Baktijaya,” tuturnya.

Nur menjelaskan, nantinya gerakan ini akan merambah ke lokasi-lokasi lainnya. Selain dirinya, tim inti dari 1R 1P adalah Kak Resha dari Dongeng Lagi Dong dan kawan-kawan. Serta dukungan dari Bunda Literasi Kecamatan Sukmajaya, Yulia Oktavia. “Untuk project di Kota Depok, kami juga bekerja sama dengan Komunitas Ruang Baca Sarang Buku dan Sangkar Semut,” terangnya.

Bunda Literasi Kecamatan Sukmajaya, Yulia Oktavia menambahkan, lewat 1R 1P diharapkan tercipta kedekatan emosional dan komunikasi yang positif dalam keluarga. Dengan begitu, nilai-nilai positif dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah antara orang tua dengan anak. “Kami sangat berharap minat baca semakin meningkat dan kebiasaan mendongeng kembali hidup di setiap rumah,” harapnya. (Kawan Syam)

 47 total views

LEAVE A REPLY