Zakat Fitrah Bergilir

0
67

Renungan

Zakat Fitrah Bergilir
Oleh: Wahyu Saputra/Wartawan Harian Sederhana

Assalamualaikum Wr Wb

Bulan Ramadan tinggal menghitung hari. Bulan sebagaimana diyakini umat Islam, merupakan bulan penuh berkah . menjadi sarana untuk perbanyak bekal. Sebab hanya di bulan itu lah setiap aktivitas yang tidak mengandung dosa akan dinilai ibadah, dan setiap ibadah akan dilipat gandakan pahalanya.

Di bulan Ramadan ini juga, saya memiliki pengalaman hidup yang tak akan dilupakan hingga nanti menutup mata. Kala itu saat saya berumur 9 tahun, keluarga saya dirundung permasalahan ekonomi yang cukup pelik. Untuk makan sehari-hari saja susah.

Tanpa seorang ayah, Mamah saya banting tulang untuk menafkahi saya dan kakak saya. Pekerjaan apa pun dikerjakan, mau itu buruh cuci hingga berdagang. Apapun dikerjakan asal halal untuk menafkahi anak2nya. Meski begitu, Mamah tak pernah melewatkan untuk mengajar ngaji maupun pelajaran kepada anak-anak sebaya saya saat itu.

Berikan apapun yang kita punya, mau ilmu, tenaga atau apa saja untuk kebaikan sesama. Kalimat itu selalu Mamah sampaikan kepada para anandanya saat duduk melepas lelah setelah menjalankan rutinitas mencari nafkah dan berbagi ilmu kepada sesama.

Saat itu Ramadan tiba, kami sekeluarga pun menyambutnya dengan suka cita. Sahur dan berbuka selalu bersama walau kami hanya makan seadanya. Ekonomi keluarga kami saat itu memang dibawah rata-rata dari para tetangga tapi kami sangat bersyukur bisa makan setiap harinya.

Tiga hari menjelang Idul Fitri, kami mengalami musibah. Saat itu Kakak saya sakit dan biaya tidak sedikit serta Mamah pun harus membagi waktu antara bekerja dan mengurus Kakak.

Masih terngiang di telinga, saat Mamah berucap kepada saya “Yang penting puasanya lancar ya dek, baju Lebaran jangan dipikirin”. Begitulah kira-kira Mamah saya berucap. Kalimat yang menenangkan putranya saat melihat para tetangga menenteng baju Lebaran.

Menunaikan zakat fitrah menjadi salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Setiap orang muslim wajib membayar zakat fitrah yang sudah ditentukan sesuai dengan syariat Islam.

Saat itu kami sekeluarga pun juga akan menunaikan zakat fitrah. Saya yang kala itu masih belum tahu apa-apa bertanya kepada Mamah kapan akan menunaikannya. Mamah saya hanya tersenyum dan saat saya berusia 19 tahun, saya baru mengerti arti dari senyum itu.

Sebelum saya bercerita kenapa Mamah tersenyum, saya akan mengkisahkan apa yang beliau lakukan saat saya merengek mengajak ke masjid menunaikan zakat fitrah. Saya dan Kakak dipanggil ke ruang tamu, saat itu Mamah menenteng plastik hitam berisi beras sambil berkata “Kita tunaikan zakat fitrah” ya.

Saya yang masih anak-anak pun bingung, kok bayar zakat fitrah di rumah. Namun saya hanya diam, sambil menjalankan apa yang Mamah saya katakan. Dimulai dari Mamah yang membayarkan zakat fitrah ke kakak, lalu kakak ke saya, dan saya ke mamah. Zakat fitrah bergilir saya menyebutnya. Selepas itu, malamnya beras itu dimasak untuk buka puasa dan Lebaran di keesokan harinya.

Tahun demi tahun berganti, selepas kejadian itu saya bersyukur kepada Allah, rezeki terus silih datang berganti. Bagaikan air yang mengalir dari hulu, itulah yang saya bisa gambarkan.

Saat saya menginjak usia 19 tahun, saya baru mengerti kenapa Mamah tersenyum dan alasan kami menunaikan zakat fitrah dengan seperti itu. Saat itu, mamah saya hanya memiliki uang senilai 3,5 liter beras. Namun, mamah saya tak mau membuat putra-putranya tau akan hal itu. Dari situlah saya sadar akan perjuangan seorang ibu yang rela melakukan apa saja untuk membuat anak-anaknya bahagia.

Alhamdulillah, saat ini saya sudah besar dan mampu menunaikan ibadah zakat fitrah kepada yang berhak menerimanya. Saya membayarkan zakat fitrah untuk Mamah dan Kakak saya setiap tahunnya. Air mata selaku menetes setiap kala saya menunaikan zakat fitrah membayangkan betapa beratnya kehidupan kami kala itu.

Menjelang Ramadan ini saya berdoa kepada Allah SWT, semoga saya, keluarga saya, kerabat, sahabat dan kolega selalu Allah SWT lancarkan di bulan yang penuh berkah ini.

Saya pun mengajak kepada sesama muslim untuk senantiasa berbagi kepada sesama. Karena sekecil apapun yang kita beri, akan menjadi kemewahan untuk yang menerima

Depok, Jumat 2 April 2021
Wassalamualaikum Wr Wb

 74 total views

LEAVE A REPLY