Katanya Layanan 24 Jam, Ambulans Puskesmas Beji Tolak Antar Pasien, DKR Pertanyakan Fungsinya

0
186

www.depoktren.com–Katanya pelayanan 24 jam, pasien butuh ambulans, ditolak Puskesmas Beji Timur, Kota Depok. Demikian diungkapkan Roy Pangharapan ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok kepada pers di Depok, Sabtu (14/5/2021).

“Kami pertanyaan untuk apa itu mobil ambulans ada di puskesmas, tetapi tidak bisa menolong warga,” terang Roy.

Pasien Ibu Jamilah warga Beji, yang berobat ke Puskesmas Beji Timur dan didampingi oleh relawan DKR Kota Depok, ditolak mendapatkan pelayanan, dengan alasan bukan wewenang puskesmas Beji Timur melainkan Puskesmas Depok Utara yang berlokasi di Kelurahan Beji.

“Ya tadi pasien Ibu Jamilah dibawa oleh Ibu Amnah dan relawan DKR Kota Depok lainnya ke puskesmas Beji Timur, tapi oleh petugas diarahkan ke Puskesmas Beji, sesuai faskesnya. Padahal Puskesmas Beji tutup, libur lebaran,” kata Roy.

Lalu Bu Amnah meminta agar puskesmas bisa menolong untuk antar pasien ke RSUD, mengingat kondisi pasien tidak memungkinkan bila naik angkot.

“Ya relawan DKR sempet minta tolong agar puskesmas mau antar pasien menggunakan ambulans, tapi menolak dengan berbagai alasan,” keluh Roy.

Akhirnya untuk keselamatan pasien, relawan berusaha mencari ambulans sendiri, dengan resiko bayar.

“Alhamdulillah ada ambulans yayasan, bersedia antar pasien dengan membayar Rp.300.000, mengingat kondisi pasien yang perlu segera pertolongan,” ujar Roy.

Atas kejadian ini, DKR mengaku sangat kecewa terhadap layanan puskesmas Beji Timur, Kota Depok dan akan melakukan protes keras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Kami terus terang sangat kecewa terhadap pelayanan Puskesmas Beji, yang sangat kaku terhadap SOP, dan tentu kami protes keras,” geram Roy.

Dalam waktu dekat, DKR akan melayang protes keras kepada Pemkot Depok atas pelayanan puskesmas tersebut.

“Senin kami layangkan surat ke Pemkot Depok dalam hal ini dinas kesehatan,” tegas Roy. (RP/Papi Ipul)

 191 total views

LEAVE A REPLY