Disdik Depok Dirikan 7 SMPN Rintisan Baru

0
51

www.depoktren.com–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 tingkat SMPN, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mendirikan 7 sekolah SMPN rintisan baru.

Data Disdik Kota Depok tercatat jumlah SDN di Kota Depok yakni 221 SDN dan setiap tahunnya lulusan SD diseluruh Kota Depok mencapai 36 ribu siswa. Sedangkan jumlah SMPN di Kota Depok hanya berjumlah 26 SMPN.

“Kami akan menambah tujuh SMPN rintisan baru di lima kecamatan untuk menampung lonjakan lulusan SD,” ujat Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin saat dikonfirmasi, Jumat (11/6/2021).

Lanjut Thamrin, langkah yang diambil tersebut untuk memenuhi kekurangan SMPN di Kota Depok. “Berdasarkan kajian kami, Kota Depok masih kurang 20 SMPN. Saat ini hanya memiliki 26 SMPN,” terangnya.

Adapun tujuh SMPN rintisan baru didirikan di Kecamatan Sukmajaya, Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Cipayung, Kecamatan Cilodong, dan Kecamatan Pancoranmas.

Rinciannya, tujuh SMPN rintisan baru yakni SMPN 27 Cimanggis yang menempati SDN Pasir Gunung Selatan 3, SMPN 28 Cimanggis tempati di SMPN 8, SMPN 29 Cipayung menempati di SMPN 9, SMPN 30 Panmas menempati di SDN Depok Baru 5, SMPN 31 Cilodong tempati SMPN 6, SMPN 32 Sukmajaya tempati di SMPN 3 dan SDN Mekarjaya 6 serta SMPN 33 Sukmajaya menempati di SMPN 3.

Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesehatan DPRD Kota Depok, Rudy Kurniawan mengaku miris dengan dunia pendidikan di Kota Depok. “Ketimpangan jumlah sekolah negeri di Kota Depok menimbulkan dampak serius. Banyak siswa yang tak tertampung bersekolah di sekolah negeri dan tak sanggup biaya bersekolah di swasta. Cukup banyak siswa yang putus sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain itu, jika tak putus sekolah dan siswa memilih sekolah swasta yang berbiaya mahal, ditengarai juga menjadi sebab maraknya kasus penahanan ijazah yang sebagian besar di antaranya, disebabkan karena tunggakan uang sekolah yang belum sanggup dilunasi orangtua.

Padahal, Kepala Disdik Kota Depok meneken Surat Edaran Nomor 421/2.254/Pemb.SMP/2021 guna melarang sekolah menahan ijazah murid sebagai respons atas persoalan ini. “Ijazah yang tertahan di Kota Depok sangat tinggi dan itu menjadi acuan. Kalau mau dibilang tidak sangat tinggi, saya ada datanya, by name by address malah,” tegas Rudy. (Papi Ipul/Rus)

 52 total views

LEAVE A REPLY