Ratusan Orang Terkonfirmasi Positif di Tiga Perumahan di Depok

0
104

www.depoktren.com–Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Depok semakin mengganas ke klaster perumahan. Tercatat tiga perumahan di Kota Depok puluhan orang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni di Perumahan Taman Cipayung Sukmajaya, Bukit Rivaria Sawangan dan Sawangan Village.

Saat ini, puluhan warga melakukan isolasi mandiri (Isoman). “Di Kompleks Bukit Rivaria yang terkonfirmasi positif Covid-19 kurang lebih sebanyak 80 orang dan satu orang meninggal,” ujar Pengurus Forum Komunikasi Warga Rivaria (FKWR), Desfandri saat di hubungi, Kamis (24/6).

Menurut Desfandri, saat ini, puluhan warga yang terkonfirmasi positif tersebut menjalankan Isoman dan mengkonsumsi vitamin dan obat anti virus yang di rekomendasi pemerintah. “Tindakan yang dilakukan untuk antisipasi kasus Covid-19 tidak semakin meledak yakni seluruh sektor (ada lima sektor) dinyatakan semi lockdown. Orang luar tidak boleh masuk. Ojek online dan kiriman paket hanya sampai pos satpam. Warga yang keluar masuk wajib cek suhu dan cuci tangan di pos satpam,” jelasnya.

Pihaknya, lanjut Desfandri, akan bekerjasama dengan Damkar Kota Depok untuk dilakukan penyemprotan cairan disinfektan pada Kamis (24/6). “Kami juga kerjasama dengan Koramil dan Polsek Sawangan dilakulan rapid tes antigen secarà gratis terhadap 200 orang warga selama dua hari serta dilakukan rapat koordinasi perwakilan RT RW dan FKWR dengan Kepala UPT Puskesmas Pengasinan melalui zoom meeting untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah meledaknya kasus Covid-19 di Bukit Rivaria,” tuturnya.

Di Perumahan Taman Cipayung, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, dikabarkan juga satu orang telah meninggal dunia. “Saat ini ada 25 orang positif Covid-19 dan sedang melakukan Isoman. Satu orang dikabarkan meninggal dunia,” terang Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar.

Selain menerapkan mikro lockdown, pengurus RW dan Satgas Covid-19 RW 27 juga membatasi mobilitas warga, aktivitas olahraga yang dilakukan secara berkumpul ditiadakan dan lapangan ditutup.

“Tamu dari luar wajib lapor pada pihak keamanan perumahan. Selain itu kami juga akan lakukan desinfektan di perumahan di Taman Cipayung dan juga dilakukan tracing terhadap warga,” ujar Syafri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, klaster keluarga terus mengalami peningkatan. Warga yang berada dalam satu rumah atau satu keluarga diminta untuk peduli dan disiplin dengan protokol kesehatan (Prokes). “Warga kami minta tingkatkan disiplin, bukan berarti kalau didekat keluarga itu aman dari virus karena virus tidak kenal keluarga, jadi tetap peduli pada kesehatan dan pada keluarga. Taati Prokes,” pungkasnya. (Papi Ipul)

 102 total views

LEAVE A REPLY