Mal, Pasar, dan Warung Makan Sepakat Batasi Jam Operasional Hingga 19.00 WIB

0
147

Mal, Pasar, dan Warung Makan Sepakat Batasi Jam Operasional Hingga 19.00 WIB

www.depoktren.com–Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19), membuat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok melayangkan surat ke pengelola pusat perbelanjaan, pasar swalayan, dan pasar tradisional untuk mematuhi peraturan baru yang telah dibuat Pemerintah Kota (Pemkot), terkait instruksi pembatasan jam operasional dan kapasitas pengunjung.

Kebijakan baru ini tertuang dalam Keputusan Wali Kota Depok Nomor : 443/249/Kpts//Dinkes/Huk/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara Proporsional Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk pencegahan, penanganan, dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Depok melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Perpanjangan Ketujuh.

Kepala Disperdagin Kota Depok, Zamrowi mengatakan, seluruh pengelola sepakat mengikuti kebijakan tersebut yakni batas jam operasional berakhir pukul 19.00 WIB. “Kecuali pasar tradisional sesuai arahannya hingga pukul 18.00 WIB dengan kapasitas 30 persen pengunjung,” ujar Zamrowi dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Sabtu (26/6/2021).

Menurut Zamrowi, kebijakan tersebut tidak hanya diterapkan oleh pusat perbelanjaan dan pasar. Namun, pertokoan dan tempat makan juga turut mengindahkannya, dengan tidak melayani makan di tempat (dine in).

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak pengelola yang telah menerapkan aturan baru ini dan sepakat mengikuti instruksi terkait jam operasional. Tentu, kami berharap dukungan semua pihak untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kota Depok,” harapnya.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok melaporkan, Kamis (24/6), terjadi penambahan cukup banyak yakni 561 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal sebanyak empat orang.

“Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian masih bertambah cukup banyak. Pada Kamis (24/6) sebanyak 561 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Total menjadi 56.906 kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (24/6).

Adapun untuk jumlah orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Depok juga mengalami penambahan empat orang. Total korban Covid-19 yang meninggal dunia telah mencapai sebanyak 1.031 orang

“Namun, pasien sembuh setiap harinya juga terus bertambah, terjadi penambahan 162 orang sembuh. Total pasien sembuh menjadi 50.031 orang atau mencapai 87,92 persen. Sedangkan kasus konfirmasi aktif sebanyak 5.844 kasus. Lalu untuk kasus suspek aktif sebanyak 168 kasus serta kasus kontak erat aktif sebanyak 2.408 kasus,” terang Dadang.

Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, Pemkot Depok terus mengingatkan masyarakat untuk menerapkan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilisasi dan interaksi. “Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup,” pungkas Dadang. (Risjadin Muhammad)

 147 total views

LEAVE A REPLY