Korban Meninggal Melonjak, Depok Mulai Kekurangan Lahan Pemakaman Covid-19

0
103

www.depoktren.com–Dalam seminggu, korban meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Depok mencapai ratusan orang. Tercatat dalam dua hari ini saja, korban meninggal mencapai 21 orang meninggal dunia.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok melaporkan Selasa (29/6/2021), terjadi penambahan kasus harian yang masih cukup tinggi yakni mencapai 685 orang dan sembilan orang meninggal dunia.

“Kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 685 orang. Jadi, total semuanya mencapai 60.459 orang,” ujar Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers yang diterima Republika, Selasa (29/6/2021).

Adapun untuk jumlah orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Depok juga bertambah sembilan orang. Total korban Covid-19 yang meninggal dunia telah mencapai sebanyak 1.070 orang

Hal itu menyebabkan lahan pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Depok semakin berkurang. Untuk antisipasi kekuarangan lahan pemakaman jenazah Covid-19, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok sudah menyiapkan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karaba Tapos yang baru dioperasikan pada Oktober 2020.

“Lahan masih mencukupi untuk memakamkan jenazah. Kami telah membuka lahan baru seluas 1,2 hektare berkapasitas 5.000 lubang,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati di Kantor DLHK Kota Depok, Selasa (29/6/2021).

Menurut Ety, saat ini sudah terisi lima makam umum atau makam bukan untuk Covid-19 dan 275 makam untuk Covid-19.

“Jumlah ini fluktuatif karena setiap hari ada penambahan jenazah korban Covid-19 dan saat ini memang cukup banyak,” terangnya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) Pemakaman Umum, DLHK Kota Depok, Hasudungan mengatakan, setiap harinya, petugas gali kubur bisa menguburkan lebih dari 10 jenazah Covid-19. “Jenazah yang dimakamkan di TPU Covid-19, semuanya berasal dari Kota Depok,” tegasnya.

Lanjut Hasudungan, tidak semua lahan siap digunakan, pasalnya harus ada land clearing, karena jenis tanahnya rata dan bertebing.

“Untuk kapasitas saat ini, kami rasa masih cukup dan aman. Mudah-mudahan tidak semakin meningkat kasus kematian akibat Covid-19,” harapnya. (Papi Ipul)

 112 total views

LEAVE A REPLY