Mal di Depok Wajib Tutup Total Mulai 3-20 Juli

0
102

www.depoktren.com–Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat secara resmi diterapkan di Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021.Dalam PPKM Darurat tersebut ada 10 poin yang atur, diantaranya penutupan total pusat perbelanjaan (Mal).

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok siap melaksanakan PPKM Darurat Jawa-Bali. “Kami siap melaksanakannya. Untuk itu, kami meminta maaf kepada masyarakat karena dengan diberlakukannya PPKM Darurat Jawa-Bali ini akan berpengaruh lagi terhadap aktivitas masyarakat di Kota Depok,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam tayangan youtube yang disiarkan, Kamis (1/7/2021).

Menurut Idris, dalam PPKM Darurat Jawa-Bali ada peraturan menutup total tempat-tempat keramaian wisata, fasilitas umum, tempat ibadah dan pusat perbelanjaan. “Kegiatan di tempat ibadah sementara ditutup, termasuk kegiatan shalat fardhu, bagi muslim namanya shalat Jumat. Kuga kegiatan ibadah di rumah ibadah lainnya kita tutup,” terangnya.

Selain itu, lanjut Idris, pusat perbelanjaan (Mal) akan ditutup total mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021. “tempat keramaian, fasilitas umum dan mal akan ditutup sementara mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Untuk sektor non esensial 100 persen work from home,” terangnya.

Sedangkan Supermarket, swalayan, pasar tradisional dan toko kelontong masih boleh buka tapi dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

“Memang pembatasan ini berdampak erat langsung dengan masyarakat yang sehat, tapi ini adalah kondisi dimana kita tidak bisa menyalahkan satu sama lain, tidak boleh merasa paling super dalam penanganan, kita sama-sama bekerja sama,” jelas Idris

Idris menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh pelaksanaan PPKM Darurat ini mengingat saat ini situasi pandemi di Kota Depok sedang berada di zona merah atau risiko tinggi penyebaran Cobid-19. (Ruzka Azra Muhammad)

 109 total views

LEAVE A REPLY