Pemkot Depok Larang Resepsi Pernikahan Selama PPKM Darurat

0
90

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi melarang penyelenggaraan resepsi pernikahan selama masa PPKM Darurat yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Hal itu dilakukan agar tidak terulang lagi kasus resepsi pernikahan Lurah Pancoranmas yang melewati batas undangan yang sebelumnya diatur hanya 30 orang.

Larangan tersebut tercantum dalam surat keputusan Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Nomor: 443/280/Kpts/Dinkes/Huk/2021, tertanggal 10 Juli 2021, Tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pada Masa PPKM Darurat.

“Resepsi pernikahan dilarang. Tidak hanya itu, acara khitanan juga dilarang selama penerapan PPKM Darurat,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Ahad (11/7/2021.

Pada aturan sebelumnya yang tercantum dalam keputusan Wali Kota 443/267/Kpts/Dinkes/Huk/2021, disebutkan bahwa tidak ada pelarangan. Namun, resepsi pernikahan hanya boleh dihadiri maksimal 30 orang dan khitanan hanya sebanyak 20 orang dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat serta tidak menerapkan makan di tempat resepsi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

“Pelarangan ini sebagai upaya pembatasan kerumunan atau kumpulan massa di saat pandemi Covid-19 serta mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19,” tegas Idris.

Seperti diberitakan, beredar dua video dan menjadi viral di media sosial (medsos) pada hari Sabtu 3 Juli 2021. Dalam video tersebut Lurah Pancoranmas mengadakan acara resepsi pernikahan anaknya disaat pemberlakuan PPKM Darurat yang juga terlihat kerumunan orang-orang berjoget. (Papi Ipul)

 93 total views

LEAVE A REPLY