Pemkot Depok Resmi Melarang Shalat Idul Adha 1422 H

0
60

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi melarang kegiatan Shalat Idul Adha 1422 H. Hal tersebut mendukung aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Selain itu, menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Juga didasari Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan Di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M Di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,

“Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Wihara dan Klenteng, serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) yang dikelola masyarakat, pemerintah, maupun swasta, tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Darurat dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Ahad (11/7).

Menurut Idris, selain itu, penyelenggaraan takbiran di Masjid dan Mushola dilakukan hanya oleh satu orang petugas dan takbir keliling (berjalan kaki dan dengan kendaraan) ditiadakan.

“Penyelenggaraan Shalat Idul Adha 1442 H/2021 M di Masjid, Mushola dan Fasilitas Umum lainnya yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah dan swasta ditiadakan. Kegiatan kunjungan perayaan Idul Adha ditiadakan dan dilaksanakan secara daring serta pemotongan hewan qurban diimbau dilaksanakan di rumah pemotongan hewan (RPH),” jelasnya. (Aan Humaidi)

 62 total views

LEAVE A REPLY