Depok Raih Kota Layak Anak Peringkat Nindya Keempat Kalinya

0
90

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 dengan Peringkat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) secara virtual di Depok City Operational Room (DeCOR), Balai Kota Depok, Kamis (29/7). Penghargaan ini, kali keempat Pemkot Depok sejak 2017, 2018, dan 2019 Kota Depok meraih kategori yang sama.

Penghargaan KLA Nindya diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati kepada Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Sukabumi.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, meski banyaknya permasalahan anak yang timbul di masa pandemi virus Corona (Covid-19). Tetapi, Pemkot Depok terus mendorong penyelesaian masalah tersebut, seperti anak-anak korban Covid-19, maupun kejenuhan belajar daring.

“Ini menjadi catatan dan perhatian pemerintah. Kami bersyukur, bahwa Depok bisa mempertahankan predikat nindya,” ujar Idris di Balai Kota Depok, Jumat (30/7/2021).

Menurut Idris, perhatian dan pemenuhan hak anak, lanjut Idris, bukan hanya dari program-programnya saja. Namun, implementasi infrastruktur dalam mendukung kegiatan anak-anak juga menjadi salah satu arti penting KLA.

“Bukan hanya program-program, dan perhatian kepada anak saja. Tapi juga insfrastrukturnya seperti jembatan yang mendukung kegiatan anak-anak termasuk disabilitas. Termasuk juga kejahatan terhadap anak-anak,” jelasnya.

Wakil Ketua Satgas KLA Kota Depok, Widyati Riyandani menambahkan pencapaian Kota Depok sebagai KLA predikat Nindya tentunya telah melalui evaluasi dari lima klaster substansif dengan 24 indikator. “Dalam sisi perencanaan, kami mengintegrasikan semua itu, terkait kelembagaan, klaster, progam-program yang ada di semua perangkat daerah (PD),” terangnya.

Widyati berharap, dua tahun kedepan Kota Depok dapat mencapai predikat Utama sebagai KLA. Untuk mencapai itu, sinergitas antara masyarakat, PD, dunia usaha, media, dan perguruan tinggi perlu ditingkatkan. “Kami berharap Utama. Karena Jawa Barat belum ada satupun Kota/Kabupaten yang masuk kategori itu,” harapnya. (Papi Ipul)

 91 total views

LEAVE A REPLY