Kalangan Disabilitas Kota Depok Dapat KTP Elektronik

0
97

www.depoktren.com–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok melakukan layanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik KTP-el atau E-KTP untuk kalangan disabilitas. Layanan kali ini dimulai di Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (13/8/2021).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyerahkan langsung Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik kepada penyandang disabilitas Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) Nusantara. Sebelumnya para disabilitas sudah melakukan perekaman yang dilakukan Disdukcapil Kota Depok melalui Layanan Jemput Bola.

“Ini merupakan komitmen kami untuk merampungkan masalah kependudukan. Bahwa layanan dokumen kependudukan harus menjangkau semua orang, termasuk anak-anak penyandang disabilitas,” ujar Idris usai acara penyerahan KTP elektronik untuk kalangan disabilitas tersebut.

Menurut Idris, dokumen kependudukan menjadi hak semua warga negara. “Kepemilikan dokumen juga sangat penting agar para penyandang disabilitas mendapat layanan publik lainnya,” terangnya.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti menambahkan, pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) kepada kaum rentan tersebut sudah diamanatkan dalam Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 96 Tahun 2019. Yaitu tentang pendataan dan penerbitan dokumen kependudukan bagi penduduk rentan administrasi.

Maka dari itu, untuk mengakomodir penduduk rentan tersebut, pihaknya mengeluarkan layanan WhatsApp Komunitas bagi yayasan, sekolah maupun rumah sakit.

“Kami sudah menerbitkan 15 KTP elektronik ke kalangan disabilitas. Bukan hanya KTP beberapa dokumen kependudukan lainnya juga telah kami bantu buatkan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Disdukcapil Kota Depok terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi semua masyarakat. Terutama para penyandang disabilitas agar mendapatkan identitas mereka sebagai dasar memperoleh layanan publik lainnya.

“Kami akan jemput bola untuk layanan publik kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya untuk kalangan disabilitas. Layanan jemput bola ini merupakan tindak lanjut dari layanan WhatsApp Komunitas yang diluncurkan beberapa waktu yang lalu,” pungkas Nuraeni. (Papi Ipul)

 101 total views

LEAVE A REPLY