Mutasi Kadis di Pemkot Depok akan Segera Dilakukan, Tak Berprestasi Minggir, Siapakah Gerangan?

0
321

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan segera melakukan rotasi dan mutasi untuk jabatan kepala dinas (Kadis) Mutasi kali ini secara tegas akan menyingkirkan kepala dinas yang tak berprestasi dan kinerjanya buruk dan akan dikandangkan sebagai staf ahli.

Rencananya Wali Kota Depok akan melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat pada akhir bulan Agustus atau awal September.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Supian Suri mengatakan, ada tiga kepala dinas yang akan digeser sudah ada di meja Wali Kota Depok.

“Ketiganya, nanti diposisikan sebagai staf ahli dan asisten administrasi yang telah kosong lama di Pemkot Depok,” ujar Supian pada Jumat (20/8/2021) lalu.

Ia menjelaskan sementara waktu, jabatan kosong tiga kepala dinas di jabat oleh pelaksana tugas (Plt). Dengan digesernya tiga kepala dinas, akan menjadi lima satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kosong dan dijabat Plt.

Sebelumnya, ada dua SKPD yang sampai sekarang belum ada pejabat definitifnya. Dua SKPD itu yakni SKPD Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan SKPD Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP).

“Lima jabatan kepala SKPD yang kosong dan dijabat Plt, nanti dilelang secara terbuka dan serentak usai pelantikan seratusan pejabat eselon III dan IV,” terang Supian.

Menurut Supian, pergeseran posisi jabatan dilakukan dengan pertimbangan serta sesuai kebutuhan. “Pergeseran posisi jabatan merupakan hal biasa. Dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan telah melalui pertimbangan,” tegasnya.

Dengan adanya mutasi ini maka ada lima satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kota Depok mengalami kekosongan. Untuk itu, akan segera digelar lelang jabatan secara terbuka.

Informasi yang diperoleh depoktren.com, Wali Kota Depok akan merombak 38 jabatan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Tujuannya, guna meningkatkan kinerja dan memperbaiki tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah.

“Pokoknya dalam waktu dekat akan ada rotasi dan mutasi yang merupakan perdana sejak Wali Kota Depok dilantik untuk masa jabatan periode 2021-2026 pada Februari 2021.

Dalam mutasi perdana teresebut, Wali Kota Depok bakal mereshuffle seluruh Kepala SKPD. Turut direshuffle nanti, pejabat eselon III dan IV dan Kepala Sekolah ( SD, SMP) yang totalanya ratusan.

“Bongkar pasang ini sebagai upaya penyegaran dan mengisi jabatan kosong, agar program kota bisa berjalan optimal,” ungkap Supian.

Mutasi ini, sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang membolehkan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2020 melakukan mutasi setelah enam bulan menjabat. Kebijakan tersebut dikeluarkan Mendagri dengan pertimbangan agar tidak terjadi kekosongan jabatan tidak terlalu lama, sehingga pemerintahan bisa berjalan maksimal.

Supian memaparkan, Wali Kota Depok sudah menerima usulan nama-nama pejabat eselon II, III dan IV termasuk Kepala SD dan SMP dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Depok, sebagai dasar penempatan pejabat.

Menurut Supian, kemungkinan mutasi akan dilakukan dalam dua gelombang, dengan pertimbangan selain jumlah pejabat yang akan dimutasi banyak, juga agar mutasi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Rotasi dan mutasi jabatan bertujuan untuk penyegaran, sebab dinilai tidak produktif juga apabila satu pejabat menempati satu tempat terlalu lama. Penyegaran yang saya maksudkan adalah penyegaran ide dan manajemen, sekaligus mencegah dan atisipasi hal-hal bersifat koruptif, ” pungkasnya.

Nah, siapakah gerangan kepala dinas yang dianggap tak berprestasi dan berkinerja buruk yang bakal dikandangkan jadi staf ahli? Jawabannya, ada di kantong Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Papi Ipul)

 323 total views

LEAVE A REPLY