Pemkot Depok Wajibkan Masuk Kantor Tunjukan Sudah Vaksin PeduliLindungi

0
78

www.depoktren.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mewajibkan masuk kantor tunjukan sudah di vaksin menggunakan aplikasi peduliLindungi pada 7 September 2021. Sebelumnya, penggunaan aplikasi peduliLindungi hanya diterapkan saat masuk mall atau pusat perbelanjaan yang dimulai pada 17 Agustus 2021.

“Masuk kantor tunjukan sudah di vaksin dengan aplikasi pedulilindungi sebagai syarat untuk karyawan work from office (WFO),” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris di Balai Kota Depok, Jumat (3/9/2021).

Ketentuan itu tertuang dalam surat keputusan Wali Kota Depok bernomor 443/379/Kpts/Satgas/Huk/2021 tentang Perpanjangan PPKM Level 3.

“Jadi kami mewajibkan penggunaan aplikasi peduliLindungi untuk mengetahui status vaksinasi karyawan sebagai syarat bekerja di perkantoran mulai 7 September 2021,” terang Idris.

Ia menambahkan, penggunaan aplikasi pedulilindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung yang masuk kepada fasilitas produksi/ konstruksi/ pelayanan dan wilayah administrasi perkantoran.

“Hanya perusahaan sektor esensial dan kritikal yang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Karyawan perusahaan nonesensial dan nonkritikal masih melakukan work from home 100 persen,” jelas Idirs.

Lanjut Idris, untuk sektor esensial yang wajib menggunakan aplikasi ini adalah industri orientasi ekspor dan penunjangnya. “Industri orientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen staf di fasilitas produksi/pabrik, serta 10 persen untuk pelayanan administrasi perkantoran dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan aplikasi PeduliLindungi, pengaturan masuk dan pulang, serta makan karyawan tidak bersamaan,” paparnya.

Idris menerangan, sementara untuk sektor kritikal, penggunaan aplikasi ini digunakan di tujuh bidang usaha seperti energi, logistik transportasi dan distribusi, makanan dan minuman serta penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, konstruksi (infrastruktur publik), serta utilitas dasar (listrik, air dan pengelolaan sampah). “Kami berharap penyebaran Covid-19 semakin bisa ditekan dan selesai, namun mari kita juga tetap taat protokol kesehatan (prokes),” tuturnya. (Risjadin Muhammad)

 79 total views

LEAVE A REPLY