Kerap Ikut Pelatihan, Omset UMKM Kuliner Bojongsari Semakin Meningkat

0
67


www.depoktren.com–Kerap ikut pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar setiap tahunnya oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok memberikan dampak besar kepada pelaku UMKM yang menjadi peserta terutama di sektor kuliner.

Hal itu dirasakan UMKM Jaunic Food dari Kecamatan Bojongsari. “Sejak ikut pelatihan WUB pada 2018, cukup berdampak pada strategi modal usaha dan mengelola keuntungan secara profesional,” ujar pemilik Jaunic Food, Mei Indriani di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Sabtu (13/11/2021).

Dia menambahkan, terdapat berbagai pembekalan yang diperoleh saat ikut pelatihan yakni diantaranya, meningkatkan kemampuan diri seperti mental dan pola pikir dalam berwirausaha, pelanggan dan produk yang dimiliki, pesaing, pemasaran dan penjualan.

“Kita juga diberikan pembekalan membuat desain produk yang menarik, mengambil foto yang bagus dan memasarkan produk secara online,” terang Mei.

Menurut Mei, setelah mengikuti WUB perlahan omzet, usaha miliknya makin bertambah, terutama di masa pandemi. Dari biasanya hanya belasan juta sekarang bisa hingga ratusan juta dalam satu bulan. “Saya memanfaatkan media sosial Seperti, Instagram, Facebook, dan Whatsapp sebagai sarana pemasaran. Terkadang juga dibantu oleh teman-teman UMKM,” tuturnya.

Lanjut Mei, usahanya bergerak di bidang kuliner. Produk unggulannya yaitu pisang lumer, tape lumer, cilok krispi, sosis solo dan seblak krispi.

“Kepada pelaku UMKM yang saat ini baru merintis usaha untuk mengikuti pelatihan WUB. Pasalnya, selain pelatihan, para peserta juga mendapatkan kemudahan dalam mengurus label halal, izin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI). Label halal, P-IRT dan HKI sangat penting karena konsumen sangat memperhatikan dan menanyakan terkait kehalalan produk yang kita jual,” tuturnya. (Ruzka Azra Muhammad)

 67 total views

LEAVE A REPLY