Dian Nufarida Lanjut, Asosiasi Konstruksi Gaspol Rebut Ketua Kadin Depok

0
137

www.depoktren.com–Pengusaha jasa konstruksi Kota Depok yang tergabung dalam Asosiasi Jasa Kontruksi Terakreditasi (Asjakoter) Kota Depok mendukung Dian Nufarida menjadi Ketua Kadin Kota Depok menyatakan sikap mosi tak percaya terhadap panitia Mukota Kadin Depok di Kantor PWI Kota Depok, Senin (22/11/2021). Asjakoter Kota Depok telah mengirim surat ke Kadin Jabar mendesak membekukan dan mengambil alih kepanitian Mukota Kadin Kota Depok yang dipimpin Edmon Johan.

“Ngak benar Bu Dian mundur, kami mencabut berkas berita acara penyerahan verifikasi peserta, karena mosi tak percaya panitia Mukota Kadin Depok serta kami mendesak kepanitian diambil alih Kadin Jabar,” ujar Ketua Gapeksindo Kota Depok, Indra J Napitupulu saat dihubungi depoktren.com, Selasa (23/11/2021).

Menurut Indra, pihaknya tetap mendukung penuh Dian Nufarida untuk menjadi Ketua Kadin Kota Depok periode 2021-2026. “Kami gaspol sampai titik darah penghabisan memenangkan Bu Dian yang kami yakin dapat membawa perubahan Kadin Kota Depok kedepan sehingga dunia usaha kembali menggeliat, tidak mati suri seperti saat ini,” jelasnya.

Ketua Aspeknas Kota Depok, Hasanuddin AS menegaskan, sangat meragukan keabsahannya panitia pelaksana Mukota Kadin Depok (SC dan OC). Hal itu, tidak pernah memverifikasi keabsahannya sebagai panitia. Jadi, dinilai tidak mampu serta sudah melanggar aturan di dalam keorganisasian.

“SC dan OC ini seperti orang habis mabuk kecubung, masa aturan dibuat semau-maunya saja, mulai dari tata kelola administrasi pendaftaran peserta, tidak ada sosialisasi, pasif, inklusif, belum lagi soal bola panas terkait KTA SC dan OC yang belum terkonfirmasi sampai saat ini,” terang pria yang akrab disapa Haji Sandi.

Ia menyebutkan, bahwa Kadin merupakan organisasi besar kumpulan para pengusaha profesional dan punya marwah serta dilindungi oleh Undang-Undang, maka sudah sepatutnya Kadin dijalankan dengan penuh tanggungjawab dan dijaga marwahnya jangan dibuat seperti organisasi yang pingir jalan atau warung tuak.

“Jujur saja, saya selaku Kader Kadin Depok malu organisasi sebesar Kadin dibuat seperti oraganisasi anak sekolah yang aturannya bisa dibuat kapan saja, dan yang jelas pelaksanaan Mukota Kadin sudah tidak beres karena penyelenggaranya seperti mabuk kecubung,” tuturnya. (Risjadin Muhammad/Mul/Ruz)

 141 total views

LEAVE A REPLY