Harapan Warga di Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Depok, Segera Bangun MAN

0
111


www.depoktren.com–Setiap 3 Januari diperingati sebagai Hari Amal Bhakti Kementerian Agama dan biasanya diikuti oleh kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh Kantor Kemenag Kota Depok,yang muaranya untuk masyarakat Depok tentunya.

media depoktren mencoba untuk menanyakan ke beberapa warga masyarakat tentang harapannya di Hari Amal Bhakti Kementerian Agama tahun 2022 ini di Kota Depok. Inilah beberapa rangkuman percakapan dengan masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada Kantor Kemenag Kota Depok, di hari Amal Bhakti Kemenag tahun 2022 ini, semoga pelayanan pada masyarakat makin meningkat,yang sudah baik menjadi lebih baik lagi. Satu hal yang menurut hemat saya perlu lebih diperjuangkan.yakni didirikannya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Depok. MTs Negeri sudah ada, maka itu MAN juga harus ada. Untuk menampung lulusan MTs yang cukup banyak, diperlukan MAN,” ujar aktifis LSM di Kota Depok Pardy Dongkal.

Lanjut pria yang akrab disapa Pardong ini, tentunya Kemenag Kota Depok harus Bisa mewujudkan hal ini secepatnya, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.”Saya berharap Kantor Kemenag Kota Depok maksimal memperjuangkan didirikannya MAN di Kota Depok,” harapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Forum Pemuda Kreatif Ahmad Syahril. “Saya setuju, MAN adalah sebuah keharusan, karena Kota Depok adalah Kota Religius.Sebuah ironi bila kota yang dikenal religius namun tidak mempunyai MAN,” terang pemuda yang akrab dipanggil Bang Turam ini.

Sementara itu, warga Sawangan, Mulyadi Sohe mengungkapkan bahwa kinerja Kantor Kemenag Kota Depok sudah baik. “SAya sih melihat bahwa kinerja Kantor Kemenag Kota Depok sudah baik dan ini perlu dipertahankan. Semoga dengan momentum Hari Amal Bhakti Kementrian Agama 2022 menjadi pelecut bagi semua pegawai kantor Kemenag Kota Depok untuk bekerja lebih baik lagi,” tuturnya.

Warga Sukamaju Baru, Asti Rusmiyati ketika dimintai komentarnya mengatakan bahwa guru-guru madrasah terutama yang honorer perlu peningkatan dalam hal tunjangannya. “Saya sih kepengen bahwa guru-guru honorer di madrasah bisa lebih sejahtera,” harapnya.

Lain lagi pendapat dari warga Cinere, Gunawan Ahmad, pria yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) ini berharap agar biaya nikah bisa di gratiskan. “Saya mengusulkan agar biaya nikah digratiskan, itu pasti membuat masyarakat senang,” tukasnya sambil tersenyum. (Pardong)

 119 total views

LEAVE A REPLY