Akhirnya Korut Dilanda Pandemi Covid-19, Diam-diam Minta Bantuan China

0
94

www.depoktren.com–Disaat hampir di seluruh dunia dilanda pandemi Covid-19, Korea Utara (Korut) justru tak sentuh virus yang membuat suasana mencekam selama dua tahun sejak 2020 karena protek yang begitu ketat dengan menutup gerbang lalu lalang masuk dan berpergian ke luar negeri. Bahkan, dikabarkan negara komunis tersebut menerapkan tembak mati bagi warganya yang didapati terkonfirmasi positif.

Namun, disaat pendemi Covid-19 mereda menuju endemi di seluruh dunia, justru saat ini Korut mulai merasakan penyebaran virus tersebut. Korut telah melaporkan hampir 270 ribu kasus “demam” dan enam kematian yang diduga terkait Covid-19. Angka-angka itu dirilis Selasa (17/5/2022) oleh media KCNA namun pemerintah telah menolak untuk menghubungkannya dengan kasus Covid-19.

Setelah kasus awal dilaporkan pada April, kini kasus Covid-19 di negara itu mencapai 1,48 juta, dengan 56 kematian. Sejauh ini, 819.090 orang telah pulih dan sekitar 663.910 dalam perawatan.

Pemerintah telah memerintahkan apotek untuk tetap buka 24 jam sehari dan mengerahkan tentara untuk membantu pasokan obat-obatan.

Korut adalah salah satu dari sedikit negara yang tidak melaporkan kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai dua tahun lalu. Strategi pencegahan Korut mengandalkan penutupan perbatasan total sejak Januari 2020.

Organisasi Kesehatan Dunia tidak memiliki catatan tentang vaksinasi Covid-19 di negara berpenduduk 25 juta itu. Pyongyang telah menolak tawaran pasokan vaksin berulang kali dari komunitas internasional.

Tapi, saat ini, Korut diam-diam telah mengirim pesawat ke China untuk mengambil pasokan medis di tengah merebaknya pandemi Covid-19 di negara yang dipimpin Kim Jong-un itu. Menurut media Korea Selatan (Korsel), tiga pesawat Air Koryo dari Korut diterbangkan ke kota Shenyang China pada Senin (16/5/2022).

Pesawat itu terbang kembali dengan pasokan medis pada hari berikutnya. “Mereka dapat mengoperasikan penerbangan tambahan karena jumlah yang mereka kirimkan kali ini tampaknya tidak cukup,” kata Yonhap mengutip sebuah sumber, merujuk pada Korut dalam laporan yang dirilis Selasa (17/5/2022).

Penerbangan ini merupakan penerbangan internasional pertama dari Korut sejak pandemi Covid-19 dimulai lebih dari dua tahun lalu. Korut kini bergulat dengan wabah Covid-19 pertama yang diakui negaranya beberapa hari lalu.

Konfirmasi kasus Covid-19 pertama dari negara terisolasi itu memicu kekhawatiran tentang krisis kesehatan besar karena kurangnya vaksin dan infrastruktur medis yang memadai. Seorang juru bicara kementerian luar negeri China mengatakan tidak mengetahui laporan media dan tidak merinci bantuan apa pun ke Korut.

China sebelumnya mengatakan akan membantu Korut memerangi pandemi jika diminta. NK News yang berbasis di Korea Selatan juga mengatakan citra satelit menunjukkan aktivitas yang tidak biasa di sekitar bandara internasional di ibukota Pyongyang pada Ahad sebagai tanda kemungkinan persiapan untuk penerbangan.

Kout melaporkan melalui KCNA total 1,48 juta orang dengan gejala demam pada Senin malam. Namun media tersebut tidak menyebutkan jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19, dilansir dari Reuters, Selasa (17/5/2022). (Ruzka Azra Muhammad)

 97 total views

LEAVE A REPLY