UBTK 2022, UI Sediakan Sarana Penunjang dan Terapkan Prokes Ketat

0
65

www.depoktren.com–Universitas Indonesia (UI) sediakan fasilitas penunjang dan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk mendukung kelancaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2022. Pelaksanaan UTBK dibagi menjadi dua gelombang, yaitu pada 17–23 Mei 2022 untuk gelombang pertama dan 28 Mei–3 Juni 2022 untuk gelombang kedua. Agar tidak terjadi kerumunan, UI membagi UTBK menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pada pukul 06.45–12.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 13.00–16.45 WIB.

“Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, UI memberlakukan prokes yang ketat bagi peserta ujian. Mereka diminta sudah berada di lokasi UTBK satu jam sebelum ujian. Jika diantar orang tua atau pengantar lainnya, peserta hanya di drop di lokasi agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Dr Abdul Haris di Kampus UI Depok, Selasa (17/5/2022).

Lanjut Haris, untuk sarana penunjang di Kampus UI Depok disediakan 1.089 komputer yang dapat dipergunakan oleh peserta UTBK dan 166 komputer cadangan untuk mengantisipasi jika terjadit kendala jaringan. Sementara itu, untuk lokasi Kampus UI Salemba, disediakan 229 komputer bagi peserta UTBK dan 27 komputer cadangan yang tersebar di tujuh lokasi berbeda.

“Di Kampus UI Depok, UTBK dilaksanakan di 21 titik lokasi yang tersebar di Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Rumpun Ilmu Kesehatan, serta lokasi lainnya yang berada di beberapa fakultas. Adapun di Kampus UI Salemba, UTBK dilaksanakan di Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Sekolah Ilmu Lingkungan, serta Sekolah Kajian Stratejik dan Global,” terangnya.

Ia menambahkan, UI juga menyediakan lokasi khusus bagi peserta penyandang disabillitas. Sebanyak 35 peserta disabilitas yang terdiri atas 12 peserta tunanetra dan 23 peserta difabel akan mengikuti UTBK di Fasilkom.

“UI sebagai salah satu Pusat UTBK terpilih telah melakukan berbagai upaya terbaik demi kelancaran dan keamanan selama UTBK berlangsung. Kami membentuk panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk mengatur dan mendukung pelaksanaan UTBK agar berjalan sebagaimana mestinya. Untuk itu, kami berterima kasih kepada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mempercayakan kami sebagai salah satu pusat pelaksanaan UTBK,” jelas Haris.

Menurut Haris, neberapa aturan yang perlu diperhatikan peserta adalah peserta wajib sudah vaksin Covid-19 minimal dosis kedua. Bagi peserta yang baru mendapat dosis pertama, wajib melampirkan Swab Antigen yang berlaku 1×24 jam atau hasil tes PCR yang berlaku 3×24 jam. Bagi peserta yang belum divaksin, wajib melakukan tes PCR dan membawa surat keterangan dokter yang menerangkan alasan tidak/belum divaksin. Peserta UTBK juga harus memiliki suhu tubuh kurang dari 37,3 derajat Celsius dan dalam keadaan sehat.

“Untuk memasuki lokasi ujian, peserta harus memindai barcode dengan aplikasi PeduliLindungi. Hanya peserta dengan kategori hijau yang boleh memasuki ruangan. Para peserta juga wajib menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker medis, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Sebelum UTBK dimulai, kelengkapan persyaratan ujian akan dicek, meliputi kartu tanda peserta ujian, kartu identitas (KTP/SIM), dan fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi. Peserta dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam ruangan selama UTBK. Bagi peserta yang berbuat kecurangan, tim panitia akan mengeluarkan peserta dari ruang ujian,” pungkasnya. (Ruzka Azra Muhammad)

 65 total views

LEAVE A REPLY