PPDB SMP di Depok Segera Dibuka, Ada Lima Jalur Pendaftaran

0
46


www.depoktren.com–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Depok Tahun 2022 segera. Pendaftaran dengan sistem online ini mulai dibuka pada 1 Jul 2022.

Terdapat lima jalur yang dibuka untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yakni jalur prestasi, jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan dan jalur terbuka.

Ketua Pelaksana PPDB Kota Depok, Joko Soetrisno mengatakan pendaftaran PPDB tingkat TK dilakukan secara offline. Sistem PPDB pada jenjang TK sepenuhnya menerapkan jalur zonasi 100 persen dengan prioritas anak usia 4-6 tahun, pendaftaran dibuka hingga 12 Juli 2022.

“Jalur PPDB SD pendaftaran dibuka pada 4 sampai 8 Juli, untuk sistem PPDB dilaksanakan secara semi online. PPDB pada jenjang SD dilakukan berdasarkan zonasi sebesar 70 persen, afirmasi 25 persen, perpindahan orang tua atau anak PTK 5 persen dengan prioritas anak usia minimal 6 tahun pada 1 Juli 2022” ujar Joko salam siaran pers yang diterima, Senin (20/6/2022).

Kemudian, lanjut Joko, untuk jenjang SMP, sistem pendaftarannya terbagi dalam beberapa kategori. Yaitu jalur zonasi sebesar 50 persen, jalur afirmasi 15 persen, terdiri dari siswa tidak mampu 13 persen dan inklusi dua persen.

Jalur prestasi sebanyak 30 persen, terdiri atas prestasi akademi 15 persen dan non akademik 15 persen, serta jalur perpindahan tugas orang tua/wali atau anak Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) sebesar 5 persen, serta jalur SMP terbuka.

Untuk jalur zonasi, pendaftaran dimulai 11-12 Juli, afirmasi untuk siswa tidak mampu 27-28 Juli, dan inklusi 29 Juli. Sementara jalur prestasi akademik pada 30 Juni, sedangkan non akademik 1 Juli. Lalu, jalur perpindahan orang tua dan anak PTK pada 4 Juli dan jalur SMP terbuka 13-14 Juli 2022.

“Kami jelaskan untuk kalur afirmasi adalah jalur yang diperuntukan bagi calon peserta didik dari keluarga prasejahtera dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau difabel. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok telah menyiapkan kuota jalur afirmasi pada PPDB 2022 sebesar 15 persen dari kursi yang disediakan,” jelas Joko.

Joko menerangkan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk PPDB SMP jalur afirmasi. Bagi calon siswa tidak mampu, yaitu menyertakan Surat Keterangan Lulus dari sekolah asal apabila ijazah asli belum ada, memiliki Kartu Keluarga (KK) Kota Depok yang diterbitkan sebelum 1 Juli 2021, serta Kartu Perlindungan Sosial (PKH, KKS, KIP/ terdaftar di DTKS).

“Sementara yang inklusi syaratnya yaitu Surat Keterangan Lulus dari sekolah asal apabila ijazah asli belum ada, memiliki KK Kota Depok yang diterbitkan sebelum 1 Juli 2021, serta memiliki surat keterangan dari sekolah sebelumnya atau dari rumah sakit atau tenaga medis,” ungkapnya.

Untuk penentuan nilai jalur afirmasi, kata Joko, siswa tidak mampu dinilai berdasarkan skor zonasi. Jika skornya sama, maka diperhitungkan dari usia siswa. Sedangkan siswa inklusi dinilai berdasarkan seleksi administrasi.

“Pendaftaran jalur afirmasi untuk calon siswa tidak mampu dilakukan pada 27-28 Juni 2022 dan inklusi 29 Juni. Kemudian, pengumuman jalur afirmasi pada 1-2 Juli dan daftar ulang 5-6 Juli. “Inklusi khusus ABK ada di SMPN 8, SMPN 18 dan SMPN 19 Depok,” terangnya. (RuzkaNews)

 51 total views

LEAVE A REPLY