Polsek Beji Dinilai Lambat Tangani Kasus Penipuan dan Penggelapan Mobil

0
153


www.depoktren.com–Seorang warga yang melaporkan kasus penipuan dan penggelapan mobil ke Polsek Beji kecewa karena lamban dan terlalu bertele-tele dalam penanganan kasusnya. Pelapor Maulana Malik melaporkan kasus penipuan dan penggelapan mobil ke Polsek Beji pada 2 November 2021.

“Bermula saat saya melakukan laporan atas penipuan dan penggelapan mobil pada 2 November 2021. Minggu demi minggu saya menghadirkan saksi-saksi untuk di berita acara pemeriksaan (BAP), namun hingga sekarang kasusnya masih terkatung-katung,” ujar Malik saat menyampaikan keluhannya ke wartawan di Kantor PWI Kota Depok, Kamis (04/08/2022) lalu

Singkat cerita, lanjut Malik, keluarga terlapor datang karena sudah mengetahui bawah salah satu keluarganya ada yang dilaporkan ke polisi dalam kasus penipuan dan penggelapan mobil.

“Pada Januari 2022 niatnya mau kekeluargaan, namun hal tersebut tidak ada jalan terbaik, karena keluarga terlapor tidak sanggup untuk memberikan ganti rugi yang sesuai dengan nominal kerugian saya alias mereka sudah pasang badan, bulan ke bulan kita menanyakan kepada polisi untuk kasus saya,” tuturnya.

Polisi hanya menjalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pemanggilan dari mulai pertama sampai ke pemanggilan ketiga. “Hingga Agustus 2022 polisi mengajak saya sebagai korban untuk penangkapan, saya di ajak oleh polisi tersebut untuk meringkus si terlapor dengan alasan biar tahu susahnya melakukan penangkapan. Dalam hati saya apa iya kita sebagi korban harus tahu penangkapan pelaku itukan tugas polisi, tapi ya sudah lah, saya ikut saja,” papar Malik.

Beberapa kali rencana penangkapan terlapor gagal di lakukan polisi bahkan hasilnya nol besar, menghabisan waktu, tenaga dan materi. “Biaya untuk operasional penangkapan si terlapor telah cukup banyak saya keluarkan, namun hasilnya tak kunjung ditangkap si terlapor. Saya berharap si terlapor segera ditangkap dan diadili atas perbuatannya,” harap Malik.

Ia menegaskan, secara logika, apa hanya menangkap si terlapor terlalu susah, padahal keberadaan pelaku sudah diketahui. “Kayanya polisi terlalu drama ya, apa sesusah itu untuk penangkapan satu orang, apa saya yang tidak paham atas kinerja polisi. Padahal saya lihat kasus-kasus lain kok bisa dengan cepat polisi menangkap pelaku 1×24 jam bahkan pelaku kejahatan bersembunyi di lubang semut pun masih bisa di tangkap,” pungkas Malik. (RuzkaNews)

 157 total views

LEAVE A REPLY