Le Hacord Gelar Program Anak Sekolahan Pimpin Bisnis

0
60


www.depoktren.com–Lembaga Pendidikan Le Hacord menggelar program Anak Sekolahan Pimpin Bisnis, Kamis (17/11/2022). Progam ini merupakan ide besar dengan mendesain kurikulum mulai dari Basic, Comunication, Marketing, Stategy, Financial hingga Leadership serta sampai kepada pendampingan implementasi berbisnis yang dikawal langsung oleh para pelaku usaha.

“Ilmu ekonomi yang dirancang bukan hanya sekedar bicara ekonomi, tapi sesungguhnya bicara tentang kehidupan,” ujar Rudi Murodi yang merupakan pelaku usaha yang terbilang sukses menjalankan bisnis Bakso Baba Gua.

Lanjut Rudi yang juga Ketua Asosiasi UMKM Kota Depok, sekaligus pula menjadi salah satu pendamping program, bahwa pendidikan kewirausahaan sejak dini merupakan suatu trobosan yang sangat brilian dalam membentuk mental para siswa untuk menjadi para pengusaha dan wirausaha muda agar para siswa nantinya tidak selalu berpikir untuk menjadi karyawan ataupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Pendidikan kewirausahaan merupakan trobosan cerdas yang mampu menciptakan para wirausaha muda yang memiliki jiwa kemandirian dan mental pemimpin bisnis dimasa depan. Para siswa yang mengikuti pelatihan kewirausahaan pastinya akan lebih memiliki keberanian dalam menentukan sikap sebagai para pelaku usaha yang mampu bersaing dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bukan lagi memposisikan diri sebagai pekerja atau karyawan yang hanya mengharap gaji bulanan,” jelasnya.

Dicontohkan Rudi, seperti halnya H. Acep Azhari yang akrab disapa Jiacep sebagai Founder Le Hacord sekaligus Dirut Ghama D’leader School, sebagai pengusaha sekaligus sebagai penggerak ekonomi pastinya telah memiliki segudang pengalaman dalam membentuk para siswa untuk menjadi para pemimpin bisnis dimasa depan .

“Sebagai seorang pengusaha yang juga tokoh yang konsen dalam dunia pendidikan, pastinya Jiacep akan mampu memberikan jurus yang jitu dalam membentuk para siswa untuk menjadi pengusaha baru kedepannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai Ketua Asosiasi UMKM dan pelaku Usaha Mikro, dirinya sangat berharap agar para siswa dan pelajar mampu menjadi para pelaku usaha yang memiliki kemandirian dan mental yang kuat sebagai para calon pemimpin bisnis yang sukses dimasa depan.

Direktur Baitul Maal Bestari Indonesia, Supardi Lee menambahkan, sekolah selama ini berusaha mendidik siswa untuk menjadi karyawan, sementara lapangan kerja baru makin sulit tersedia. Akibatnya pengangguran meningkat. Sekolah harus berubah, pendidikannya harus lebih fokus pada wirausaha. Para siswa dididik untuk jadi pebisnis yang justru bisa membuka lapangan kerja. Itulah sekolah yang punya visi masa depan yang besar. Dengan program ini sangat mungkin akan mengurangi angka pengangguran bahkan jangka panjangnya bisa menyapu bersih pengangguran.

“Apa yang dilakukan oleh Jiacep dengan Program Anak Sekolah Pimpin Bisnis, merupakan sebuah terobosan besar masa depan. Sejak disekolah sudah ditanamkan mental calon pemimpin bisnis, saat lulus sekolah, mereka sudah siap untuk memimpin diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. (Aris)

 66 total views

LEAVE A REPLY