Evaluasi Total Prestasi Olahraga Kota Depok!

0
141


www.depoktren.com–Hari ini, Sabtu 19 Nopember 2022 Porprov Jabar resmi ditutup. Suka dan duka mewarnai sejak awal perhelatan seluruh pertandingan dalam Porprov Jabar kali ini.

Kontingen Kota Depok yang digadang-gadang lolos target untuk masuk ke 10 besar, hanya terpaku di Peringkat 15 saja dari 27 kota-kabupaten yang mengikuti ajang Porprov Jabar kali ini, dengan total raihan 84 medali (15 emas, 28 perak dan 42 perunggu.

Kejutan malah datang dari Kabupaten Ciamis yang berhasil merebut posisi 10 besar yang diidam idamkan Kota Depok, setelah sukses meraih 35 Medali emas, 29 perak dan 35 perunggu. Padahal dalam ajang Porprov Jabar sebelumnya, Kabupaten Ciamis hanya menduduki peringkat 23 saja. Hal ini membuktikan bahwa keseriusan dalam mempersiapkan kontingen dan atlit adalah kunci bagi kesuksesan yang ada.

Kota Depok sendiri juga menghasilkan beberapa kejutan, diantaranya dari cabang olahraga Dayung Canoe yang sukses membukukan total 7 medali dengan rincian 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Tak kalah membanggakan, atlet-atlet terjun payung Kota Depok juga menduduki peringkat pertama dalam perolehan medali dengan membukukan 3 emas dan 1 perak.

Di cabang taekwondo, para atlet Kota Depok membukukan 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Arung Jeram yang selama ini diharapkan mampu membuktikan perolehan medali lebih baik dari Porprov Jabar sebelumnya malah hanya mendapatkan 2 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu saja. Menariknya, Kota Depok di cabang olahraga yang justru belum terlalu familiar, seperti Petanque mampu meraih 1 medali Emas dan 2 Perunggu.

Di beberapa cabang olahraga lainnya, atlet Kota Depok juga mampu meraih emas, walaupun belum memiliki fasilitas latihan yang mumpuni alias penuh keterbatasan, seperti: Muaythai (1 emas), Atletik (1 emas), Gateball (1 emas), dan Paralayang (1 emas).

Sementara beberapa cabang olahraga lainnya malah gagal memenuhi ekspektasi, bahkan sepertinya harus di evaluasi total agar mampu memberikan prestasi yang lebih baik ke depannya.

Dalam perhelatan Porda Jabar XIÌI tahun 2018, Kota Depok terpaku di peringkat 16 dari total 27 Kota/ Kabupaten yang menjadi pesertanya.
Kali ini hanya mengalami kenaikan 1 tingkat saja dan jauh di bawah ekspektasi yang diharapkan.

Kabupaten Ciamis melesat jauh melewati perkiraan dan ekspektasi awal sebelumnya, yakni pada Porda Jabar 2018 lalu yang hanya meraih 6 medali emas, 18 perak dan 13 perunggu saja.

Menurut Sapta Wardaya sebagai seorang pemerhati olahraga di Kota Depok, semestinya para pengambil kebijakan di ranah keolahragaan berbenah diri pasca Porprov kali ini. Beberapa cabang olahraga yang menelan dana besar, tetapi hasil minim harus di evaluasi total.

Pembinaan atlet pun harus lebih intensif dan terbuka. KONI Kota Depok sebagai induk seluruh cabang olahraga yang ada harus bertanggung jawab atas prestasi yang diraih para atlit, diantaranya dengan memberikan apresiasi yang wajar bagi para peraih medali.

Jangan lupa, transparansi audit penggunaan dana untuk seluruh Cabang Olahraga yang ada harus lebih dikedepankan, agar masyarakat kota Depok lebih antusias dalam memberikan dukungan bagi kemajuan olahraga di Kota Depok.

Sebagai perbandingan, total jumlah anggota kontingen Kabupaten Ciamis pada Porprov ke IV 2022 ini adalah sebanyak 575 orang yang terdiri atas 446 atlit dan sisanya adalah official serta panitia.

Sedangkan kontingen Kota Depok yang diberangkatkan pada Porprov Jabar kali ini adalah sebanyak 648 orang, terdiri dari 500 atlet, 57 pelatih dan 91 official. Kabupaten Ciamis dan Kota Depok sama-sama menargetkan pencapaian 10 besar pada perhelatan Porprov Jabar ke XIV tahun 2022. (Didet Nurdiansyah)

 144 total views

LEAVE A REPLY