DKR Lapor ke Ridwan Kamil, Masih Ada Sekolah Negeri yang Suka Menahan Ijazah Siswa

0
224

www.depoktren.com–Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mendapatkan laporan, masih ada ijazah siswa SMA dan SMK Negeri di Kota Depok yang ditahan oleh pihak sekolah. Laporan ini disampaikan Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok, Roy Pangharapan di Depok Selasa (18/01/2023).

Sebelum meresmikan underpass Jalan Dewi Sartika, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menemui sejumlah Organisasi Massa (Ormas) di Kota Depok. .

“Ada berapa hal yang saya sampaikan kepada Gubernur Jawa barat, kang Ridwan Kamil, diantaranya soal masih adanya ijazah siswa ditahan pihak sekolah negeri dengan alasan masih adanya tunggakan,” ujar Roy Pangharapan dengan melaporkan kejadian di SMA Negeri 11 dan SMK Negeri 3 kota Depok.

“Sebetulnya para orang tua Siswa sudah berusaha sendiri namun, selalu gagal dikarenakan masih adanya tunggakan sebesar Rp 5 juta, seperti yang terjadi di SMK Negeri 3,” terangnya.

DKR juga melaporkan kuota siswa miskin yang hanya maksimal 20% padahal Permendikbud RI mengatur sekurang-kurangnya 20%, namun di Jawa Barat menjadi maksimal 20%

Roy juga mengeluhkan keberadaan Kantor Cabang Dinas atau KCD yang jauh berada di kota Bogor. “Kalau bisa juga agar dipasang spanduk disetiap SMA dan SMK Negeri bahwa ‘Sekolah Gratis Dilarang Memungut Biaya Apapun,” tegasnya.

Atas laporan dan permintaan DKR, Ridwan Kamil langsung merespon dan segera mengeksekusi terutama soal ijazah yang ditahan.

“Untuk ijazah yang ditahan sekolah segera saya eksekusi. Soal kuota siswa miskin 20% akan saya pelajari segera. Soal KCD akan saya cek apakah dikresi kebijakan saya bisa setiap.kabupatem satu KCD, khususnya Depok,” jelasnya.

Roy Pangharapan juga mengundang Gubernur Ridwan Kamil untuk membuka Latikan Dasar Kepemimpinan (LDK) DKR.

“Kami harapakan kesediaan bapak untuk bisa hadir membuka dan memberikan arahan pada LDK DKR. Jangan kayak pak Walikota diundang gak pernah datang ya pak,” harapnya disambut tertawa hadirin.

Gubernur Ridwan Kamil, didampingi Walikota Depok, Muhammad Idris dan Kepala Badan Kesbangpol Jawa Barat dan Kota Depok. (RP/RuzkaNews)

 225 total views

LEAVE A REPLY