RSUI Depok Bantah Kabar Dirut, 2 Direktur dan 10 Staff Terpapar Covid-19

0
278

www.depoktren.com–Beredar informasi di media sosial (Medsos) terutama di group-group WhatsApp (WA) yang menginformasikan tertang peningkatan penularan Covid-19 di DKI Jakarta. Direktur Utama (Dirut), 2 direktur dan 10 tenaga medis Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok saat ini dirawat di RSUI Depok karena terkena Covid-19. Banyak perawat di RS swasta di Jakarta juga saat ini terjangkit Covid-19. Semoga diberi kesembuhan. Kiranya kita semua waspada.

Demikian bunyi pesan berantai di group-group WA yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. “Sehubungan dengan informasi yang beredar mengenai RSUI Depok, dapat diberitahukan bahwa Informasi yang tidak disampaikan melalui laman resmi media sosial, website, maupun siaran pers RSUI Depok tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Manajer Pengembangan Bisnis RSUI Depok, dr. Astrid Saraswaty Dewi, MARS dalam siaran pers yang diterima depoktren.com, Senin (29/6/2020).

“Kami mohon agar masyarakat dapat bijak menerima informasi dan tidak
menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya,” tegas Astrid.

Menurut Astrid, RSUI Depok telah menerapkan protokol pencegahan dan pengendalian infeksi termasuk Covid-19 secara ketat di lingkungan rumah sakit agar pasien, pengunjung, dan pegawai tetap aman dan nyaman beraktivitas di RSUI Depok.

“Sebagai bagian dari upaya dan komitmen RSUI Depok untuk menjaga keamanan dan
keselamatan seluruh pasien, pengunjung dan pegawai, RSUI Depok melakukan
pemeriksaan swab secara berkala kepada seluruh pegawai di lingkungan RSUI Depok
sebagai upaya deteksi serta pencegahan penyebaran infeksi Covid-19,” terangnya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut dilakukan tata laksana sesuai protokol yang berlaku. Jika ditemukan hasil swab positif, baik ada atau tidak ada gejala, segera dilakukan isolasi, penelusuran kontak lebih lanjut, dan tata laksana yang
sesuai.

“RSUI Depok tetap membuka pelayanan kepada masyarakat sesuai jadwal operasional dengan menerapkan protokol kesehatan bagi seluruh pasien, pengunjung, maupun pegawai,” tutur Astrid. (Siska Thresia)

 1,288 total views,  4 views today

LEAVE A REPLY